Tetap Berjaga-jaga
Ada saat ketika hidup terasa aman dan semuanya berjalan baik. Justru dalam keadaan seperti itu kita perlu berhati-hati, karena kelengahan kecil dapat membuka jalan menuju kejatuhan.
Daud mengalami hal tersebut. Ketika para raja pergi berperang, Daud memilih tinggal di istana. Dari atas sotoh ia melihat Batsyeba dan membiarkan keinginannya berkembang menjadi dosa (2 Samuel 11:2-4). Dosa yang bermula dari sebuah pandangan akhirnya membawa Daud kepada kebohongan dan kejahatan yang lebih besar.
Kisah Daud mengingatkan kita bahwa kejatuhan sering kali dimulai ketika hati tidak lagi berjaga-jaga. Apa yang kita lihat, pikirkan, dan inginkan perlu kita serahkan kepada Tuhan. Karena itu, jangan merasa terlalu kuat sehingga tidak mungkin jatuh.
Kita semua dapat menghadapi pencobaan dalam berbagai bentuk. Ketika hati mulai lengah, berhentilah sejenak dan kembali kepada Tuhan. Isi pikiran dengan Firman-Nya, berdoalah, dan jangan memberi kesempatan kepada keinginan yang salah untuk menguasai hati.
Kegagalan Daud juga mengingatkan bahwa dosa membawa konsekuensi serius. Namun, kasih karunia Tuhan tetap membuka jalan bagi pertobatan dan pemulihan ketika seseorang sungguh-sungguh kembali kepada-Nya.
Tetaplah berjaga-jaga. Jangan abaikan hal kecil yang dapat membawa kita menjauh dari Tuhan. Jagalah hati, pikiran, dan langkah kita setiap hari.
Doa:
Tuhan, jagalah hatiku agar tidak mudah tergoda. Berikan aku kepekaan untuk mengenali pencobaan dan kekuatan untuk memilih yang benar. Tolong aku tetap dekat kepada-Mu setiap hari. Amin.