Gereja Kristen Kalam Kudus Tepas Kesamben

Kasih yang Tidak Melupakan

Daud menunjukkan kasih kepada Mefiboset dalam 2 Samuel 9, menggambarkan kasih Tuhan yang memulihkan dan memberi harapan.

Ketika Daud sudah menjadi raja, ia tidak melupakan sahabatnya, Yonatan. Ia mencari Mefiboset, anak Yonatan, dan menunjukkan kasih kepadanya. Padahal, sebagai keturunan Saul, Mefiboset bisa saja dianggap sebagai ancaman. Namun Daud memilih mengingat janji dan kasih setianya kepada Yonatan.

Mefiboset datang kepada Daud dalam keadaan lemah dan tidak berdaya. Tetapi Daud bukan hanya menunjukkan belas kasihan. Ia memulihkan kehidupannya dan memberinya tempat untuk selalu makan di meja raja (2 Samuel 9:7).

Kisah ini mengingatkan kita pada kasih dan anugerah Allah. Kita pun datang kepada Tuhan bukan karena kita layak, tetapi karena kasih-Nya. Tuhan mengangkat, memulihkan, dan memberikan identitas baru kepada mereka yang percaya kepada-Nya.

Karena itu, jangan lupakan kebaikan yang pernah kita terima. Jika Tuhan telah menunjukkan kasih-Nya kepada kita, biarlah kasih itu juga mengalir melalui kehidupan kita. Kasih sejati tidak berhenti pada perkataan, tetapi dinyatakan melalui tindakan.

Hari ini, mari tanyakan kepada diri sendiri: Siapa yang dapat saya ingat, saya bantu, dan saya kasihi sebagai wujud syukur atas kasih Tuhan?

Doa:
Tuhan, terima kasih karena kasih-Mu tidak pernah melupakan aku. Ajarlah aku mengingat kebaikan-Mu dan menjadi saluran kasih bagi orang lain. Amin.