Gereja Kristen Kalam Kudus Tepas Kesamben

Harga Melawan Kerajaan Allah

 Bacaan Alkitab: 2 Samuel 2:8 – 3:1

Menegakkan kehendak dan Kerajaan Allah di bumi tidak pernah sepi dari hambatan. Ketika Daud diurapi menjadi raja di Hebron, Abner—panglima Saul—malah mengangkat Isboset menjadi raja atas suku-suku Israel lainnya. Sikap ini jelas merupakan bentuk perlawanan terhadap ketetapan Allah yang telah memilih Daud.

Pertempuran sengit pun tak terhindarkan. Meski sempat bertahan beberapa saat, kubu Isboset dan Abner mengalami kekalahan besar dan kemunduran yang parah. Sebaliknya, keluarga Daud kian hari kian kuat. Melawan rencana dan ketetapan Allah hanya mendatangkan penderitaan serta harga yang sangat mahal.

Pelajaran Utama dari Firman Tuhan:

  • Ketetapan Allah Tidak Digagalkan: Sekalipun ada pihak yang mencoba menghambat atau mendirikan "kerajaan tandingan", rencana Allah bagi orang pilihan-Nya pasti terlaksana.

  • Bahaya Menentang Kehendak Tuhan: Memaksakan ambisi pribadi yang bertolak belakang dengan kehendak Allah hanya akan mengarah pada kehancuran rohani.

  • Kemenangan Akhir Bagi Orang Percaya: Kerajaan Allah mungkin menghadapi penolakan sementara, tetapi pada akhirnya kebenaran dan kedaulatan Tuhan yang akan menang.

Mari kita senantiasa memeriksa arah hidup kita. Jangan biarkan ego atau ambisi membuat kita berjuang melawan rencana-Nya, melainkan tunduklah dengan penuh ketaatan di bawah naungan Kerajaan Allah.

Doa Hari Ini:

"Ya Tuhan, ampunilah kami jika kerap memaksakan kehendak dan ambisi pribadi kami sendiri. Ajar kami untuk senantiasa tunduk pada ketetapan dan Kerajaan-Mu, sebab kami tahu rencana-Mu adalah yang terbaik dan tidak pernah gagal. Amin."