Rencana-Nya Tak Pernah Gagal
Manusia dapat membuat banyak rencana, tetapi tidak ada rencana manusia yang mampu menggagalkan kehendak Tuhan. Sebesar apa pun kemampuan, kepandaian, dan pengaruh seseorang, Allah tetap berdaulat atas kehidupan.
Ahitofel dikenal sebagai penasihat yang sangat bijaksana. Nasihatnya bahkan dianggap seperti petunjuk yang berasal dari Allah. Namun, ketika Absalom memberontak terhadap Daud, Tuhan menggagalkan nasihat Ahitofel melalui Husai.
Husai memberikan nasihat yang berbeda dan Absalom lebih menyukainya. Kesombongan membuat Absalom merasa yakin bahwa rencananya akan berhasil. Namun, 2 Samuel 17:14 menegaskan bahwa TUHAN telah memutuskan untuk menggagalkan nasihat Ahitofel.
Kisah ini mengingatkan kita bahwa manusia boleh merancang, tetapi Tuhanlah yang menentukan hasil akhirnya. Amsal 16:9 berkata, “Hati manusia memikir-mikirkan jalannya, tetapi TUHANlah yang menentukan arah langkahnya.”
Karena itu, jangan sampai kepandaian dan kemampuan membuat kita merasa tidak membutuhkan Tuhan. Libatkan Tuhan dalam setiap rencana dan belajarlah untuk tunduk pada kehendak-Nya. Tidak semua yang kita inginkan adalah yang terbaik menurut Tuhan.
Rencana manusia dapat berubah dan gagal, tetapi rancangan Tuhan tidak pernah gagal. Ketika kita menyerahkan hidup kepada-Nya, kita dapat tetap percaya sekalipun belum mengetahui jalan yang ada di depan.
Doa
Tuhan, ajarlah aku untuk menyerahkan setiap rencana hidupku kepada-Mu. Jauhkan aku dari kesombongan dan berikan hati yang mau tunduk pada kehendak-Mu. Tuntun setiap langkahku sesuai dengan rancangan-Mu. Amin.