Gema Suara Ilahi: Mencari Tuhan tanpa Pertobatan
Bacaan Alkitab: 1 Raja-raja 14:1-20
Dalam keadaan terdesak, manusia kerap mencari Tuhan. Namun, tidak semua pencarian itu lahir dari hati yang mau bertobat; ada yang hanya mencari jalan keluar atau kelepasan, tetapi tetap ingin hidup dalam dosa.
Itulah yang dilakukan oleh Raja Yerobeam. Ketika anaknya, Abia, jatuh sakit, Yerobeam menyuruh istrinya menyamar untuk meminta pertolongan kepada Nabi Ahia (ay. 1–4). Ia mengira bisa memanipulasi keadaan dan menipu nabi Allah. Namun, mata Tuhan menelanjangi segala kepalsuan itu. Melalui Ahia, Tuhan menyampaikan hukuman berat atas seluruh keluarga Yerobeam (ay. 5–14).
Kisah ini mengingatkan kita bahwa Tuhan tidak dapat dimanipulasi. la membenci kemunafikan. Banyak orang mengira bisa mendekati Tuhan sambil tetap memelihara dosa kesayangannya. Padahal, kekudusan Allah menuntut pertobatan yang sejati.
Di tengah hukuman tersebut, Allah tetap menunjukkan belas kasihan-Nya kepada Abia dengan memberinya penguburan yang terhormat karena ada kebaikan di dalam hatinya di hadapan Tuhan (ay. 13).
Mari datang kepada Tuhan bukan dengan kepalsuan atau topeng rohani, melainkan dengan kerendahan hati, kejujuran, dan penyesalan atas dosa. Tuhan menghormati orang yang sungguh-sungguh hidup dalam pertobatan sejati.
Doa
Terima kasih Bapa atas segala berkat dan rancangan indah-Mu dalam hidup kami. Kami percaya janji-Mu bahwa saat kami hidup setia, Engkau menyertai dan memberkati langkah kami.
Oleh kuasa darah Yesus yang tercurah di atas kayu salib, segala belenggu dosa dan kutuk telah dipatahkan. Kami percaya hidup kami, keluarga kami, dan masa depan kami diberkati serta dimerdekakan.
Bapa, berikan kami hati yang jujur dan terbuka di hadapan-Mu. Jauhkan kami dari segala kemunafikan dan niat untuk memanipulasi Tuhan. Ajar kami untuk datang dengan kerendahan hati dan pertobatan yang tulus setiap hari. Dalam nama Tuhan Yesus, kami berdoa. Amin.
