Gereja Kristen Kalam Kudus Tepas Kesamben

Jadilah Kehendak-Mu!

Ketika melihat kesempatan terbuka, manusia sering tergoda mengejar apa yang menjadi keinginannya. Adonia melakukan hal itu. Di tengah kelemahan ayahnya, Daud, ia mengambil kesempatan untuk mengangkat dirinya sendiri menjadi raja.

Secara manusia, Adonia mungkin merasa memiliki alasan untuk menjadi raja. Namun, menjadi raja Israel bukan hanya soal keturunan atau ambisi pribadi. Ada kehendak Allah yang harus dihormati. Karena itu, Adonia memilih jalannya sendiri tanpa menunggu keputusan Tuhan.

Melalui Nabi Natan dan Batsyeba, Allah mengingatkan Daud bahwa ia tidak boleh berdiam diri. Meskipun sudah lemah, Daud masih memiliki tugas yang harus diselesaikan. Ia harus memastikan bahwa Salomo, orang yang telah ditetapkan Allah, menjadi raja berikutnya.

Kisah ini mengingatkan kita bahwa tidak semua kesempatan yang terbuka berarti merupakan kehendak Allah. Kita bisa memiliki keinginan yang kuat, kemampuan, bahkan kesempatan untuk mendapatkannya. Namun, sebagai orang percaya, pertanyaan yang lebih penting adalah: Apakah ini sesuai dengan kehendak Tuhan?

Kadang kita terlalu sibuk mengejar apa yang kita inginkan sampai lupa bertanya kepada Tuhan. Kita membuat rencana, mengambil keputusan, dan kemudian meminta Tuhan memberkatinya. Padahal, seharusnya kita belajar membawa rencana kita kepada Tuhan dan berkata, “Jadilah kehendak-Mu.”

Kelemahan juga bukan alasan untuk berhenti melakukan apa yang Tuhan percayakan. Daud yang sudah tua dan lemah tetap dipakai Allah untuk menyelesaikan tugasnya.

Hari ini, mari kita belajar menyerahkan ambisi, rencana, dan keinginan kita kepada Tuhan. Percayalah bahwa kehendak Allah selalu lebih baik daripada apa yang kita pikirkan sendiri.

Apakah saya sedang mengejar kehendak Tuhan, atau sedang meminta Tuhan mengikuti kehendak saya?

🙏 Doa:
Tuhan, ajarku menundukkan keinginan dan rencanaku kepada kehendak-Mu. Berikan aku hikmat untuk mengenali jalan-Mu dan kekuatan untuk menyelesaikan tugas yang Engkau percayakan. Jadilah kehendak-Mu dalam hidupku. Amin.