Gema Suara Ilahi: Ketika Kejahatan Menjadi Sistem
Bacaan Alkitab: 1 Raja-raja 16:8-34
Tidak semua kejahatan tampil beringas; ada kejahatan yang ditata rapi, dinormalisasi, dan diwariskan menjadi sebuah sistem yang mengakar.
Kisah Kerajaan Israel di Utara diwarnai oleh kekacauan politik dan kudeta berdarah: dari Ela, Zimri, Omri, hingga pemerintahan Ahab yang tercatat melampaui kejahatan para pendahulunya dengan menyembah Baal dan Asyera secara terang-terangan (ay. 29-33). Dosa tidak lagi sekadar pelanggaran pribadi, melainkan dilembagakan dan diproteksi oleh negara. Bahkan, peringatan firman Tuhan (seperti kutuk pembangunan kembali Yerikho) diabaikan begitu saja.
Umat Kristen hidup di tengah dunia yang keadaannya tidak jauh berbeda, di mana ketidakadilan dan kenajisan sering kali melembaga serta dianggap lumrah.
Kita dipanggil untuk tetap hidup benar di tengah sistem yang bobrok. Jangan pernah menukar integritas rohani demi kenyamanan sesaat. Mari memohon keberanian kepada Tuhan agar kita sanggup hidup melawan arus dunia yang menormalisasi dosa, serta tetap setia melakukan kebenaran sampai akhir.
Doa
Ya Tuhan Allah Bapa kami, terima kasih atas firman-Mu hari ini yang menegur dan mengingatkan kami. Ampuni kami jika sering kali kami tanpa sadar ikut terbawa arus atau berkompromi dengan kejahatan yang dinormalisasi di dunia ini. Karuniakan kami keteguhan hati dan keberanian untuk menjaga integritas rohani kami agar tidak luntur. Mampukan kami untuk hidup benar melawan arus dunia dan menjadi terang bagi sesama. Dalam nama Tuhan Yesus, kami berdoa. Amin.
