Gereja Kristen Kalam Kudus Tepas Kesamben Blitar

TERANG BAGIKU

Baca: Mazmur 119:105–107

Firman-Mu itu pelita bagi kakiku dan terang bagi jalanku. (Mazmur 119:105)


Saat berkendara di malam hari, kita menyalakan lampu untuk siapa? Jelas utamanya untuk diri kita sendiri, agar kita bisa melihat keadaan di depan dengan lebih jelas. Untuk mengetahui apakah ada lubang atau jalan yang rusak, memberitahu kendaraan lain saat belok atau berhenti, dan juga untuk keamanan. Dalam hal ini terang sangat diperlukan dalam keadaan gelap, sehingga tidak tersesat ke jalan yang salah. 

Daud mengibaratkan firman Tuhan sebagai penuntun hidupnya. Ia menggunakan firman Tuhan sebagai pelita tidak untuk menyoroti hidup orang lain, tapi dirinya sendiri (ay. 105). Ia sadar akan keadaannya yang dalam kesulitan, himpitan, kesesakan dan penindasan. Namun ia bersumpah akan menepati firman Tuhan dan berpegang pada hukum-Nya yang adil. Daud tidak melupakan firman Tuhan dalam kegelapan hidupnya, tetapi justru menggunakannya sebagai terang agar dia bisa dipulihkan kembali. Dia juga sadar bahwa Tuhan adalah penolongnya, yang tidak akan membiarkannya sendiri. 

Sungguh miris ketika dalam kesesakan dan kesulitan seseorang tidak menggunakan firman Tuhan sebagai terang bagi dirinya, melainkan untuk menyorot kehidupan orang lain. Menghakimi orang lain, iri dengan orang berdosa dan bahkan menyalahkan Tuhan menggunakan firman-Nya. Mari belajar dari Daud yang menggunakan firman Tuhan sebagai terang untuk melihat kedalaman hatinya dan terus berpengharapan kepada keadilan Tuhan. — EP

TUHAN TIDAK MENJANJIKAN PERJALANAN YANG TENANG, TETAPI PENDARATAN YANG AMAN
Share:

MENGHORMATI YESUS



Yohanes 8:50 (TB)  Tetapi Aku tidak mencari hormat bagi-Ku: ada Satu yang mencarinya dan Dia juga yang menghakimi.

Yesus memberi teladan bagaimana menghormati Allah. Dimana Dia tiap hari di hujat dan Dia tetap setia melakukan dan berbela pendapat.  Untuk meluruskan paham dan iman nya bahwa Yesus (Dia) itu adalah Allah yang turun ke dunia untuk menyelamatkan dosa manusia.
Bagaimana dengan pengenalan kita. Dan menghormati Allah amin.
Share:

BELAJARLAH



BELAJARLAH UNTUK;

Tetap teguh di kala yang lain rapuh,

tetap rendah hati di kala yang lain emosi,

tetap semangat di kala yang lain putus asa,

tetap mengampuni walau yang lain menyakiti kita...

Amin

Selamat pagi

TUHAN YESUS MEMBERKATI
Share:

Belalah YesusMu

Yohanes 7:52 (TB)  Jawab mereka: "Apakah engkau juga orang Galilea? Selidikilah Kitab Suci dan engkau  tahu bahwa tidak ada nabi yang datang dari Galilea."

bacaan ayat ini menceritakan tentang perdebatan mengenai siapa Yesus dan dari mana asal mereka. karena ba
nyak yang menentang keberadaan Yesus.  sebenarnya ayat ini memberikan pukulan telak kepada orang yang tidak percaya kepada Yesus. 
apakah kita juga masih belum percaya kepada Yesus.? apakah selama ini iman percaya kita masih di butakan oleh kenyataan yang terjadi dan berusaha menutupi kenyataan dengan orang di sekitar kita mengenai Yesus. kalau nekodemus saja berani membela dan berdebat mengenai Yesus yang sebenarnya bagiamana  dengan kita.? seharusnya kita lebih berani karena kita sudah merasakan kasih dan anugerahnya. 
wartakan Yesus kepada semua teman saudara dan sahabat serta keluarga yang belum percaya. supaya orang yang keras hatinya di lunakkan dan mengenal Yesus. amin. (YS).

IMAN YANG HIDUP ADALAH IMAN YANG BERANI BERDEBAT MENGENAI YESUS.
Share:

Melakukakan Kehendak Yesus

Yohanes 7:17 (TB)  Barangsiapa mau melakukan kehendak-Nya, ia akan tahu entah ajaran-Ku ini berasal dari Allah, entah Aku berkata-kata dari diri-Ku sendiri.

masih ingat khotbah minggu kemarin berjalan dalam kehendak Allah. sehingga hidup anda berkenan kepada Allah . pagi ini Yesus mengingatkan kembali bahwa  setiap kita orang percaya di ajar oleh guru hikmat yaitu Yesus untuk melakukan setiap ajaran yang di berikan supaya anda bisa berjalan sesuai kehendak Allah.  
ada dua hal ajaran yang dikehendakinya.
Yang pertama dari Allah : Allah adalah pengajar yang sejati ajarannya penuh kasih dan hikmat dan setiap orang yang menerima ajaran harus berani melakukannya dengan bijak supaya kita bisa berjalan menurut rencananya untuk keselamatan Rohmu yang kekal.
yang kedua. dari Yesus. Yesus adalah pelaku ajaran Allah yang sejati. tidak ada seorangpun yang sanggup melakukan ajaran Allah selain Yesus. karena Yesus adalah Guru agung yang memberi teladan sempurna dari pengajaranya. Allah mengutus Yesus ke dunia supaya manusia tahu bahwa Allah itu ada dan manusia menyatakan kasihnya serta melakukan ajarannya. untuk itulah Yesus menjadi pelaku Firman Allah. yang menjadikan hidupnya di kenang dan di jadikan pilihan dalam melangkah. 
mari jadikan hidup kita pelaku Firman Allah. amin ( YS)

TIADA PENGAJAR YANG SANGGUP MENJADI TELADAN SEMPURNA SELAIN YESUS.
Share:

Categories

Support

Need our help to upload or customize this blogger template? Contact me with details about the theme customization you need.