Gereja Kristen Kalam Kudus Tepas Kesamben Blitar: saat tedu
Tampilkan postingan dengan label saat tedu. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label saat tedu. Tampilkan semua postingan

Renungan Harian "Tidak Terpengaruh"

Yesus di tepi Sungai Yordan dengan suasana tenang, melambangkan keteduhan dan iman yang tidak terpengaruh oleh penolakan.
Tidak Terpengaruh
Di tengah hiruk-pikuk kehidupan modern, istilah me time terasa begitu relevan. Banyak orang membutuhkannya untuk berhenti sejenak, menenangkan pikiran, dan memulihkan diri. Menariknya, jauh sebelum istilah itu dikenal, Yesus telah lebih dahulu memberi teladan tentang pentingnya menyingkir sejenak ketika menghadapi tekanan dan penolakan.

Setelah mengalami penolakan keras di Yerusalem, Yesus tidak membalas dengan kemarahan atau perlawanan. Ia memilih untuk pergi ke seberang Sungai Yordan, ke tempat Yohanes Pembaptis dahulu melayani. Di sana, Yesus seakan kembali ke titik awal panggilan-Nya—merenungkan kesaksian yang pernah disampaikan tentang diri-Nya dan mempersiapkan hati untuk langkah pelayanan selanjutnya.

Di tempat yang sunyi itu, justru banyak orang datang dan percaya kepada Yesus. Mereka teringat akan kesaksian Yohanes, seorang yang tidak melakukan mukjizat, namun perkataannya terbukti benar. Ketika kebenaran ditolak di Yerusalem, kebenaran itu justru diterima di Yordan dan menghasilkan iman yang hidup.

Peristiwa ini mengingatkan kita bahwa pemberitaan firman Tuhan tidak pernah sia-sia. Mungkin hasilnya tidak langsung terlihat, mungkin pula ditolak di satu tempat, tetapi Tuhan selalu menyediakan tanah yang subur bagi firman-Nya untuk bertumbuh. Tugas kita adalah setia, bukan memaksakan hasil.

Renungan ini juga mengajak kita untuk belajar menyediakan waktu meneduhkan diri—berdoa, mengevaluasi langkah hidup, dan kembali mengingat panggilan Tuhan. Di dunia yang penuh tekanan dan lingkungan yang kadang “toxic”, keheningan bersama Tuhan menolong kita untuk tetap jernih, tidak larut dalam emosi negatif, dan tidak terpengaruh oleh penolakan orang lain.

Jangan biarkan sikap negatif membuat kita ragu akan kebenaran yang kita hidupi. Tidak semua orang menolak firman Tuhan. Selalu ada hati yang siap menerima kasih karunia-Nya. Ketika kita berjalan bersama Tuhan, Ia sendiri yang akan menuntun langkah, membuka jalan, dan mempertemukan kita dengan orang-orang yang menguatkan iman dan pelayanan kita.

Ajakan Refleksi Pribadi

  • Apakah aku sedang terluka oleh penolakan atau kritik orang lain?

  • Sudahkah aku menyediakan waktu untuk menenangkan diri dan datang kembali kepada Tuhan?

  • Lingkungan seperti apa yang selama ini memengaruhi imanku—menguatkan atau justru melemahkan?

Luangkan waktu hari ini untuk diam sejenak di hadapan Tuhan dan menyerahkan kembali seluruh pergumulan hidupmu kepada-Nya.

Doa
Tuhan Yesus,terima kasih atas teladan-Mu yang mengajarkanku untuk tidak terpengaruh oleh penolakan dan situasi yang menekan. Ajarku untuk tahu kapan harus melangkah dan kapan harus meneduhkan diri di hadapan-Mu. Mampukan aku tetap setia pada kebenaran firman-Mu, meski tidak selalu diterima oleh semua orang. Lindungi hatiku dari pengaruh lingkungan yang menjauhkan aku dari kehendak-Mu. Teguhkan imanku, dan tuntun setiap langkah hidupku, sekarang dan selamanya. Amin.
Share:

Categories

Support

Need our help to upload or customize this blogger template? Contact me with details about the theme customization you need.