Gereja Kristen Kalam Kudus Tepas Kesamben Blitar: Kemenangan oleh Tuhan
Tampilkan postingan dengan label Kemenangan oleh Tuhan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kemenangan oleh Tuhan. Tampilkan semua postingan

Renungan Harian : Bukan Kuatku, Tetapi Tuhanku!

Ilustrasi perjalanan hidup dengan cahaya Tuhan sebagai penuntun menuju kemenangan.

Bukan Kuatku, Tetapi Tuhanku! 

Dalam perjalanan hidup, kita sering dihadapkan pada “musuh-musuh” yang terasa jauh lebih besar daripada kemampuan kita. Tekanan hidup, masalah keluarga, kekuatiran masa depan, atau pergumulan pribadi terkadang membuat kita merasa kecil, minder, bahkan pesimis. Sama seperti bangsa Israel yang berdiri di tepi Sungai Yordan, kita pun mungkin melihat tantangan yang tampak mustahil untuk dihadapi.

Bangsa Israel diperintahkan masuk ke negeri dengan kota-kota besar berkubu tinggi, dengan penduduk raksasa seperti bani Enak. Secara manusia, tidak mungkin mereka bisa menang. Ketakutan itu wajar—tetapi Tuhan tidak ingin mereka berfokus pada kekuatan musuh, melainkan pada kekuatan-Nya.

Musa mengingatkan mereka bahwa Tuhan sendiri akan berjalan di depan mereka. Ia adalah api yang menghanguskan, Allah yang menundukkan musuh, dan Pribadi yang memampukan mereka menang. Kemenangan mereka bukan bergantung pada kemampuan mereka, melainkan pada Allah yang menyertai mereka.

Namun, Musa juga memperingatkan: jangan sampai kemenangan membuat mereka sombong. Bukan karena kebenaran atau ketulusan mereka Tuhan memberi kemenangan itu. Justru mereka bangsa yang tegar tengkuk—dan semua itu semata-mata karena kasih karunia Tuhan. Kemenangan bukan alasan untuk meninggikan diri, melainkan untuk merendahkan hati di hadapan Allah.

Renungan hari ini mengajak kita bertanya pada diri sendiri:
Dalam menghadapi tantangan hidup, siapa yang menjadi andalan kita? Kekuatan sendiri atau Tuhan?

Ketika hidup terasa berat, ingatlah bahwa kita memiliki Allah yang besar, dahsyat, dan berkuasa. Dan ketika kemenangan datang, jangan lupa bahwa semua itu terjadi bukan karena “kuatku”, tetapi karena Tuhanku.

Bukan kuatku, tetapi Allahku yang hebat!
Allahku menang di dalam hidupku!

Pokok Doa

  • Bersyukur atas kuasa Tuhan yang jauh melampaui segala kuasa manusia.

  • Memohon penyertaan-Nya atas rumah tangga, pekerjaan, studi, usaha, pelayanan, gereja, masa depan, dan seluruh perjalanan hidup kita.

  • Berdoa agar hikmat Tuhan bertambah dalam hidup kita setiap hari, membawa terobosan, kekuatan, dan proses yang memimpin kita kepada rencana-Nya yang terbaik.

Dalam nama Tuhan Yesus, kami percaya dan menerima berkat-Mu atas hidup kami. Amin.

Share:

Categories

Support

Need our help to upload or customize this blogger template? Contact me with details about the theme customization you need.