Gereja Kristen Kalam Kudus Tepas Kesamben Blitar: hidup baru
Tampilkan postingan dengan label hidup baru. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label hidup baru. Tampilkan semua postingan

Renungan Harian "Percaya dan Taat: Jalan Menuju Kemerdekaan Sejati"

Percaya dan taat kepada Kristus membawa kemerdekaan sejati dari dosa
Percaya dan Taat: Jalan Menuju Kemerdekaan Sejati
Percaya kepada Kristus bukanlah garis akhir dalam kehidupan iman—justru itulah langkah pertama dari sebuah perjalanan yang panjang.

Banyak orang pada waktu itu percaya kepada Yesus setelah mendengar perkataan-Nya. Secara lahiriah, iman mereka tampak nyata. Namun Yesus tidak berhenti pada pengakuan percaya saja. Ia mengajak mereka melangkah lebih jauh: tinggal di dalam firman-Nya, hidup dalam kebenaran, dan mengalami kemerdekaan sejati.

Sayangnya, kata kemerdekaan justru menimbulkan keberatan. Sebagai keturunan Abraham, mereka merasa tidak pernah menjadi hamba siapa pun. Mereka mengira Yesus sedang berbicara tentang status sosial dan identitas lahiriah. Padahal Yesus sedang menyingkapkan realitas yang jauh lebih dalam: perbudakan dosa yang tidak disadari manusia.

Yesus menegaskan bahwa siapa pun yang berbuat dosa adalah hamba dosa. Pernyataan ini bukan hanya untuk orang-orang pada zaman itu, tetapi juga untuk kita hari ini. Kita bisa saja mengaku percaya, aktif beribadah, dan merasa diri “baik-baik saja,” namun tanpa ketaatan kepada firman Tuhan, kita masih hidup dalam belenggu yang sama.

Hanya Yesus yang sanggup memerdekakan manusia dari dosa. Kemerdekaan yang Ia tawarkan bukan sekadar kebebasan lahiriah, melainkan pembebasan batin—hidup yang diubahkan dari dalam ke luar.

Renungan ini mengajak kita bercermin dengan jujur. Berapa kali kita merasa tersinggung oleh teguran firman Tuhan? Berapa kali kita berpikir bahwa firman itu untuk orang lain, bukan untuk diri kita? Alih-alih taat, kita justru berdebat dan mempertahankan diri.

Padahal tujuan kita percaya kepada Kristus adalah supaya kita sungguh-sungguh merdeka. Merdeka dari dosa, dari ego, dan dari kehidupan lama. Kemerdekaan sejati itu hanya dapat dialami oleh hati yang rendah, yang mau dibentuk dan diubahkan oleh kebenaran firman Tuhan.

Hari ini, Tuhan mengundang kita untuk melangkah lebih jauh—dari sekadar percaya, menuju hidup yang taat.

Doa

Tuhan Yesus,
kami bersyukur karena Engkau telah memanggil kami untuk percaya kepada-Mu.
Namun kami mengakui, sering kali kami berhenti pada pengakuan iman saja.
Ampuni kami bila kami menolak ditegur dan enggan diubahkan.
Ajarlah kami untuk tinggal dalam firman-Mu,
taat kepada kebenaran-Mu, dan mengalami kemerdekaan sejati di dalam Engkau.
Rendahkan hati kami agar hidup kami semakin serupa dengan Kristus.
Amin.

Share:

Memiliki gaya hidup yang baru

Titus 2:12 (TB)  Ia mendidik kita supaya kita meninggalkan kefasikan dan keinginan-keinginan duniawi dan supaya kita hidup bijaksana, adil dan beribadah di dalam dunia sekarang ini

 

hidup itu dikatakan mudah karena hidup penuh makna. namun hidup dikatakan sulit karena hidup hanya sekedar hidup tidur kerja makan. dll. untuk dapat menikmat hidup yang bermakna itu adalah misi dan tujuan Allah bagi manusia yang di ciptakan. kemarin kita belajar tanggung jawab gereja bagi misi dunia. adalah menaklukkan bumi dengan bertanggung jawab. supaya kita dapat memiki hidup yang bertanggung jawab tentu kita harus memiliki gaya hidup baru 

nas firman Tuhan. menuliskan demikian  “supaya kita hidup bijaksana, adil dan beribadah di dalam dunia sekarang ini” (ayat 12b). Kata bijaksana bisa juga diartikan dengan menahan diri. Jadi kehidupan baru yang kita miliki setelah percaya Tuhan Yesus akan mendidik kita untuk mampu menahan diri untuk tidak melakukan kehidupan lama bukan karena tidak bisa kita lakukan. melainkan harus di pertanggung jawabkan dengan segala konsekuensinya. sebab bijaksana di  sini kita di bawa kepada gaya hidup kita sehari hari. orang dapat di lihat bagaimana dia bijaksana tatkala sehari hari hidupnya berbuat sesuatu yang baru. titus mengajak setiap pembacanya untuk meninggalkan kesombongan yang ada di dunia dan gaya hidup yang baru. ingat dunia yang ada ini membentuk manusia lebih hebat dan tidak ada aturan seenaknya sendiri maka hal yang penting adalah bijaksana mengatasi hidup di dunia ini. Sebab Tuhan Yesus menaruh manusia di dunia ini untuk melawan angkara murka dunia. yang menyesatkan karena dosa dosa kedagingan. dan bertobat menjadi manusia baru. untuk mendapatkan keselamatan kekal dari Bapa surgawi. 

 Dampak dari keselamatan itu akan membentuk kita untuk memiliki kehidupan yang baru yang tidak akan pernah memberangus haknya orang sebagai panggilan untuk mempermuliakan Allah. inilah kesempatan dan anugerah Allah bagi setiap kita yang dapat menakkukkan bumi dengan bertanggung jawab dalam hidupnya dengan selalu  memiliki gaya hidup yang baru.  sudahkah anda mau memperbaharui diri dengan gaya hidup yang baru untuk kemuliaan Tuhan? maukah hidupmu selalu menebar pesona dan senyum serta selalu bersyukur dibanding bersunggut sunggut?  Biarlah Tuhan memberkati Firmannya. Amin.(YS)

Share:

Categories

Support

Need our help to upload or customize this blogger template? Contact me with details about the theme customization you need.