Gereja Kristen Kalam Kudus Tepas Kesamben Blitar

HATI YANG MELEKAT DENGAN TUHAN

Mazmur 91:14 (TB) "Sungguh, hatinya melekat kepada-Ku, maka Aku akan meluputkannya, Aku akan membentenginya, sebab ia mengenal nama-Ku"
Jabur 91:14 (JAWA81)  “Sanyata, sarehne rumaket marang Ingsun, mulane bakal Sunluwari, bakal Sunpageri santosa awit wanuh marang asmaningSun.
Hati yang melekat dengan TUHAN berarti hati kita tidak terpisah dengan TUHAN. Isi hati kita selalu memikirkan TUHAN. Sikap ini sangat diinginkan TUHAN. Tuhan ingin kita memiliki hati yang melekat kepada-Nya. Melekat di sini bukan hanya menempel seperti menggunakan lem kertas, tetapi harus seakan-akan menempel erat menggunakan power glue sehingga apapun yang terjadi, tidak akan dapat menggoyahkan iman kita dari Tuhan. Ketika hati kita melekat kepada Tuhan, apapun yang terjadi, kita akan selalu berada di dekat Tuhan, dan tidak ada suatu hal jahat pun yang akan dapat merenggut kita dari tangan Tuhan selama hati kita tetap melekat kepada Tuhan. Tuhan akan menjadi kekasih kita, Ia akan menjawab kita ketika kita minta tolong dan berseru kepadaNya, dan walaupun kita harus mengalami kesesakan, tetapi Tuhan akan meluputkan kita dari kesesakan, dan akan meninggikan dan memuliakan kita ketika kita berhasil melewati kesesakan dan masalah yang kita hadapi tersebut (ay. 15), bahkan Tuhan pun akan memberikan kita usia yang panjang sehingga kita dapat melihat karya Tuhan yang besar dalam kehidupan kita lebih banyak lagi. 

Timbul pertanyaan kita sekarang, apakah yang akan kita peroleh jika hati kita melekat kepada TUHAN? Setidaknya ada tiga janji Allah jika hati kita melekat kepada Tuhan, yakni:
Pertama, kita akan mendapatkan perlindungan Tuhan.  Sungguh, hatinya melekat kepada-Ku, maka Aku akan meluputkannya, Aku akan membentenginya, sebab ia mengenal nama-Ku (Mzm. 91:14). Musuh selalu mencari kesempatan untuk bisa menyerang orang percaya. Untuk melindungi diri dari serangan musuh, perlu perlindungan Tuhan ada dalam hidup kita. Itu bisa kita dapati ketika hati kita melekat kepada Tuhan. Ia akan meluputkan dan melindungi kita dari segala apa pun yang mengancam hidup.

Kedua, kita akan mendapatkan penyertaan Tuhan. Bila ia berseru kepada-Ku, Aku akan menjawab, Aku akan menyertai dia dalam kesesakan, Aku akan meluputkannya dan memuliakannya (Mzm. 91:15).  Penderitaan dan masalah tidak terlepas dari kehidupan orang percaya selama di muka bumi ini. Penyertaan Tuhan diperlukan agar dapat menghadapi dan melewati setiap penderitaan dan masalah yang Tuhan izinkan terjadi. Untuk itu hati kita perlu melekat kepada Tuhan sehingga kita dapat melihat penyertaan Tuhan itu. 

Ketiga, kita akan mendapatkan penyediaan Tuhan. Dengan panjang umur akan Kukenyangkan dia, dan akan Kuperlihatkan kepadanya keselamatan dari pada-Ku (Mzm. 91:16).  Berbahagialah kita yang percaya kepada Tuhan dan hatinya melekat kepada- Nya karena Tuhan menjamin kehidupan kita seumur hidup. Kita takkan pernah kekurangan karena firman-Nya menjamin akan hal itu. Tuhan pasti memelihara hidup orang percaya yang hatinya melekat kepada-Nya. Karena itu, pastikan hati dan dirikita melekat hanya kepada TUHAN, maka TUHAN pun akan menjaga, memelihara dan menjamin kehidupan kita. (rsnh)
Selamat berakhir pekan dan besok kita beribadah kepada TUHAN
Share:

Menantikan Tuhan

Yesaya 40:31
 tetapi orang-orang yang menanti-nantikan TUHAN mendapat kekuatan baru: mereka seumpama rajawali yang naik terbang dengan kekuatan sayapnya; mereka berlari dan tidak menjadi lesu, mereka berjalan dan tidak menjadi lelah.


Victor Frankl adalah seorang psikiater berkebangsaan Yahudi. Sewaktu ditawan di kamp maut Nazi di Jerman, ia menderita siksaan tak terbayangkan dan tak terbilang banyaknya penghinaan. Kedua orang tuanya, saudara laki-lakinya dan istrinya meninggal di dalam kamp. Frankl tidak pernah tahu apakah ajalnya akan berakhir dalam kamar gas, atau apakah ia akan berada di antara yang selamat dan terpaksa menguburkan abu mereka yang mati di kamar oven. Suatu hari, sendirian dan dalam keadaan telanjang di sebuah kamar tawanan, Frankl menyadari akan apa yang belakangan disebutnya sebagai “Rahasia kekuatan Allah.” Saat itu, hampir setiap hari Frankl dimasukkan dalam kamar gelap. Ketika akhirnya ia terbiasa dengan siksaan seperti itu, justru ia merasa mendapat kesempatan bersaat teduh, merenungkan ayat-ayat firman Tuhan yang bisa diingatnya, berdoa, menyembah dan menanti-nantikan pertolongan Tuhan. Akhirnya, ia tidak merasa takut lagi. Para penawannya memang memiliki kekuatan untuk menentukan pilihan dalam lingkungan kamp itu, tetapi ia merasa memiliki kekuatan yang lebih besar lagi. Kekuatan yang ada dalam dirinya. Ia pun menjadi inspirasi bagi para tawanan yang lainnya. Ia menolong orang lain untuk menemukan kekuatan dalam diri mereka. Bahkan beberapa penjaga kamp itu mulai berdatangan untuk mendengarkan nasihat-nasihatnya.

Setelah melewati masa-masa sulit, Frankl akhirnya berhasil meraih impiannya. Ia terkenal sebagai psikiater yang membantu orang-orang yang mengalami kecemasan berlebihan. Mengajar sebagai dosen di Harvard, Southern Methodist University, Dallas, dan banyak universitas terkenal lainnya di Amerika. Juga menerima berbagai penghargaan bergengsi, dan memberikan kontribusi yang penting untuk gereja Kristen dan dunia psikiatri.

Dalam banyak hal, kita harus menyadari bahwa kekuatan kita terbatas. Ambil waktu yang terbaik untuk bersaat teduh. Disiplinkan diri kita untuk melakukannya setiap hari. Berdoa, merenungkan firman Tuhan, memuji, menyembah dan berdiam menanti-nantikan Tuhan. Niscaya Tuhan akan membangkitkan kekuatan-Nya dalam diri kita. Dengan kekuatan Tuhan dalam diri kita, kita akan meraih impian-impian kita. Amin.

RENUNGAN

Dalam MENANTI-NANTIKAN TUHAN terletak rahasia untuk mendapatkan KEKUATAN BARU dan yang sejati

APLIKASI

Apakah yang dimaksudkan dengan menanti-nantikan Tuhan?

Mengapa penting bagi kita untuk menantikan Tuhan?

Komitmen apa yang dapat Anda ambil untuk mulai sabar menanti-nantikan Tuhan dalam meraih impian Anda?

DOA UNTUK HARI INI
“Ya, Tuhan, kami berterima kasih karena kami memilikimu sebagai Allah kami. Ajari kami ya Bapa, bagaimana untuk menantikan-Mu. Limpahi kami dengan kekuatan-Mu, agar kami dapat meraih impian kami bersama-Mu.
Di dalam nama Tuhan Yesus kami berdoa. Amin.”
Share:

Menang !

“Tetapi dalam semuanya itu kita lebih dari pada orang-orang yang menang, oleh Dia yang telah mengasihi kita.” (Rm 8:37 

Kita pengikut Kristus adalah orang-orang yang sedang menikmati kemenangan Kristus dalam hidup kita sementara kita menghadapi berbagai oposisi dari Iblis, dunia dan daging.

Tidak ada apa pun yang dapat memisahkan kita dari kasih Allah yang ada dalam Kristus Yesus Tuhan kita.
Allah yang menyerahkan Anak-Nya sendiri bagi kita semua akan mengaruniakan segala sesuatu kepada kita bersama-sama dengan Yesus Kristus yang telah menang itu.

Kita sendiri akan merasa tidak berdaya menghadapi gunung-gunung pencobaan dan gunung-gunung kesusahan yang berada di depan kita. Tidak mungkin rasanya memindahkannya atau merubuhkannya.

Ternyata urusan kita hanya mulai menyangkul di kaki gunung itu dengan iman, doa dan syukur. Tuhan sendiri yang akan merubuhkan atau memindahkannya untuk kita.
Akhirnya kita akan bersorak sorai memuji Tuhan yang membuat kita lebih dari pada orang-orang yang menang.
Karena itu apa pun yang sedang kita hadapi dalam hidup saat ini, marilah kita lebih sungguh-sungguh lagi melakukan segala perintah Kristus dengan kekuatan dan dengan dipimpin oleh Roh Kudus yang tinggal dalam kita 24/7 (24 jam sehari, 7 hari seminggu) dan kita akan menjadi berkat bagi orang lain yang risau penat.
Kemenangan Allah di berikan untuk kira bisa melangkah dengan pasti. Amin.
Share:

BERJAGA-JAGA

Matius 24:42 (TB)  Karena itu berjaga-jagalah, sebab kamu tidak tahu pada hari mana Tuhanmu datang.

Ketika Yesus ada di dunia ini sebagai manusia, Dia menyampaikan kepada kita semua bahwa tidak ada seorang pun yang tahu akan hari dan saat kedatangan Tuhan Yesus untuk kedua kali. Bahkan Dia sendiri yang adalah Tuhan yang berperan sebagai manusia pada saat itu  tidak mengatakan bahwa Dia tahu, hanya Bapa di Sorga (Matius 24:36). Namun saat ini ada begitu banyak umat Tuhan yang mengaku diberikan rahasia besar mengenai kedatangan Yesus kedua kali. Dengan hitungan matematika, dengan pewahyuan,  bertemu langsung dengan Tuhan Yesus dan lain sebagainya mereka berani mengatakan waktu dan saat kedatangan Yesus kedua kali.

Saudara, mengenai kedatangan Yesus kedua kali tidak perlu kita tahu waktu dan saatnya karena pada dasarnya tidak seorang pun yang tahu. Yesus sendiri yang adalah Tuhan pada saat berada di dunia ini sebagai manusia tidak pernah menggunakan kemahatahuanNya untuk mengatakannya. Kita hanya diminta agar berjaga-jaga. Tugas kita adalah menjaga agar api Roh Kudus di dalam hidup kita jangan padam saat kedatanganNya. Tugas kita adalah menjaga agar Iman kepada Yesus Kristus sebagai Tuhan dan Juruselamat tetap ada saat hari Tuhan dinyatakan (Lukas 18:8) dengan aktif beribadah, membaca firman Tuhan dan mendengar sabdaNya serta melakukannya. Jangan kita mau dikecohkan dengan pernyataan hamba-hamba Tuhan yang seakan-akan dia tahu akan saat dan waktu yang tepat mengenai kedatangan Yesus kedua kali. Berjaga-jagalah. Haleluya. Kasih karunia Tuhan menyertai kita semua. Amin
Share:

Tidak Melebihi Batas Kemampuan

Ulangan 31:1-30
Pencobaan-pencobaan yang kamu alami ialah pencobaan-pencobaan biasa, yang tidak melebihi kekuatan manusia.
Sebab Allah setia dan karena itu Ia tidak akan membiarkan kamu dicobai melampaui kekuatanmu.
Pada waktu kamu dicobai Ia akan memberikan kepadamu jalan ke luar, sehingga kamu dapat menanggungnya.

1 Korintus 10:13
Kehidupan tidak pernah lepas dari ujian dan persoalan. Setiap orang tentunya pernah menghadapi masalah, namun Firman Tuhan menuliskan bahwa pencobaan-pencobaan yang kita alami adalah pencobaan biasa yang tidak melebihi kekuatan manusia (1 Korintus 10:13). Artinya, Tuhan tidak akan membiarkan kita dicobai melampaui batas kemampuan kita. Tuhan tahu kekuatan setiap kita. Setiap orang memiliki tingkat masalah yang berbeda-beda, sebab Tuhan tahu kemampuan dari umatNya. Namun demikian, ada banyak orang yang pada saat menghadapi masalah menjadi pesimis dan tenggelam dalam permasalahan mereka. Padahal kita harus percaya bahwa semua itu hanyalah persoalan yang biasa, sebab Tuhan adalah setia dan adil, Dia tidak pernah memberikan persoalan di luar kemampuan kita. Janganlah kita menjadi cemas atau tawar hati saat menghadapi persoalan. Sebaliknya, kita harus dapat meneguhkan hati karena Tuhan senantiasa beserta dengan kita. Segala perkara dapat kita tanggung di dalam Dia, seberat apapun masalah yang kita hadapi.
Yang berikutnya, tetaplah berdiri teguh dalam setiap masalah. Jangan biarkan masalah menguasai hidup kita. Tetaplah maju melakukan bagian kita, sebab Tuhan pasti memberikan jalan keluar. Jangan takut saat masalah datang, karena Tuhan yang bersama kita jauh lebih besar dari setiap persoalan. Hendaknya kita tidak mudah menyerah saat ada persoalan, namun tetaplah maju karena masalah yang kita hadapi tidak akan melebihi kemampuan kita. Masalah-masalah tersebut hanyalah sebuah ujian bagi iman kita. Tuhan rindu melalui persoalan yang kita hadapi, kekristenan kita dapat semakin bertumbuh.
Persoalan apapun yang kita alami, percayalah bahwa Tuhan pasti menuntun kita untuk keluar dari setiap persoalan yang ada, bahkan Tuhan selalu turut bekerja di dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka yang mengasihi Dia. Tidak selamanya persoalan itu buruk, Tuhan pasti akan menyatakan rencanaNya yang terbaik. Saat kita menghadapi persoalan, tetaplah percaya bahwa Tuhan pasti akan menyatakan pertolonganNya sebab Tuhan tidak akan membiarkan kita bergumul sendirian.
Walau kehidupan tidak pernah bebas dari masalah, tetaplah bersukacita.
Bertekun di dalam Tuhan, serta teruslah berharap, sebab dari Dia datang pertolongan kita
dan hanya Yesus yang sanggup memberikan kemenangan bagi kita.
Tetaplah kuat di dalam Tuhan. Amin.

 

 
Share:

Categories

Support

Need our help to upload or customize this blogger template? Contact me with details about the theme customization you need.