Renungan Harian "Teladan Sang Gembala Agung" ~ Gereja Kristen Kalam Kudus Tepas Kesamben Blitar

Renungan Harian "Teladan Sang Gembala Agung"

Yesus sebagai Gembala Agung yang menjaga dan menyerahkan hidup bagi domba-domba-Nya dalam Yohanes 10
Teladan Sang Gembala Agung
Yesus menggunakan gambaran yang sangat dekat dengan kehidupan orang Israel: seorang gembala dan domba-dombanya. Gambaran ini bukan sekadar cerita, melainkan undangan untuk memahami siapa Yesus dan bagaimana relasi-Nya dengan kita.

Seorang gembala yang baik dikenal oleh domba-dombanya, dan domba-domba itu pun mengenal suaranya. Ia tidak datang dengan cara mencurigakan, tetapi melalui pintu yang sah. Ia tahu jalan menuju kandang, dan ketika ia berjalan di depan, domba-dombanya mengikuti dengan penuh kepercayaan. Sayangnya, banyak orang pada waktu itu—termasuk orang-orang Yahudi—tidak memahami apa yang Yesus sampaikan. Mereka mendengar, tetapi tidak sungguh-sungguh mengerti.

Yesus kemudian menegaskan bahwa Dialah pintu menuju keselamatan. Ia adalah satu-satunya jalan bagi domba-domba untuk masuk dan keluar, menemukan perlindungan, dan memperoleh hidup yang berkelimpahan. Seperti dalam tradisi kandang domba orang Yahudi, hanya mereka yang memiliki akses melalui pintu yang benar yang dapat masuk ke tempat yang aman. Demikian pula, hanya melalui Yesus manusia menerima keselamatan sejati.

Yesus bukan hanya pintu, Ia juga Gembala yang baik. Ia menuntun, menjaga, dan melindungi domba-domba-Nya. Ia tidak lari ketika bahaya datang. Ia tidak meninggalkan kawanan-Nya. Bahkan, Ia rela menyerahkan nyawa-Nya demi keselamatan domba-domba itu. Inilah kasih yang sejati—kasih yang berkorban, bukan kasih yang mementingkan diri sendiri.

Namun, perkataan dan tindakan Yesus tidak selalu diterima dengan baik. Banyak orang menolak, meragukan, bahkan mempertentangkan-Nya. Mereka melihat mukjizat, tetapi hati mereka tertutup. Kisah ini mengajak kita merenung:
Apakah kita sungguh mengenal suara Sang Gembala, atau kita hanya mendengar tanpa mau mengikuti?

Dalam kasih-Nya, Allah Bapa menyerahkan Yesus Kristus untuk menebus dosa manusia. Relasi antara Bapa dan Anak terjalin dalam kasih yang sempurna, dan dari sanalah keselamatan mengalir bagi dunia. Kita yang telah ditebus dipanggil untuk hidup dalam teladan Sang Gembala Agung—hidup dalam kasih, kesetiaan, dan pengorbanan.

Ketika kita meneladani Yesus, hidup kita menjadi kesaksian. Dunia dapat melihat kasih Bapa melalui cara kita mengasihi, menjaga, dan setia dalam panggilan hidup kita. Mari kita terus berjalan di belakang Sang Gembala Agung, mendengarkan suara-Nya, dan hidup sesuai kehendak-Nya.

Doa

Tuhan Yesus,
Engkau adalah Gembala yang baik dan setia. Terima kasih karena Engkau menuntun, melindungi, dan menyerahkan hidup-Mu bagi kami. Ajarlah kami untuk peka mendengarkan suara-Mu dan taat mengikut Engkau. Mampukan kami hidup dalam kasih, kesetiaan, dan pengorbanan, agar hidup kami menjadi kesaksian tentang kasih Bapa bagi dunia.
Amin.

Share:

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Categories

Support

Need our help to upload or customize this blogger template? Contact me with details about the theme customization you need.