Gereja Kristen Kalam Kudus Tepas Kesamben Blitar

DATANG PADA SUMBERNYA


Lukas 17:18 (TB)  
Tidak adakah di antara mereka yang kembali untuk memuliakan Allah selain dari pada orang asing ini?"

Banyak orang yang selalu minta dengan doa untuk kelepasan masalah dan juga sembuh dari sakit. Namun saat semua itu terjadi sering kali lupa akan permintaannya. Karena sudah merasa bebas lepas dari kesulitan dan kesakitan. Sehingga syukur dan terima kasih kepada Allah terlupakan. 
Seperti cerita dalam Nas ini. 10 orang sedang bergumul dengan kustanya yang mengerikan mereka berusaha dengan berbagai cara supaya sembuh dan didalam perjalanan  Yesus mentahirkannya. Tahir berarti sembuh sempurna dari akar akarnya /tidak bisa kambuh lagi. Dan apa yang terjadi dari 10 orang hanya 1 orang yang tahu dan mengenal Siapa Yang menyembuhkan. DIA Yesus yang mentahirkannya. Dia mengucap syukur atas segalanya dia sujud di bawah kaki Yesus. Mengenal Yesus dengan benar. Berbeda dengan yang sembilan teman  lainnya. 
Dari kisah di atas menceritakan kebanyakan manusia di dunia ini lebih mudah untuk meninggalkan Allah dari pada mencari dan mensyukuri anugerah keselamatan yang sudah diterima Nya. 
Mari kita mencari sumber kesembuhan itu  dari pada mencari cara untuk sembuh. Ingat ketika ketemu dengan sumbernya maka kesembuhan terjadi. Aman.( YS).

Doa. Tuhan Yesus aku datang kepadamu dan bersujud di kakimu buat yang sakit Tuhan tahirkan seperti yang kau kehendaki. Amin.
Share:

TAK TERBATAS MENGAMPUNI


Lukas 17:4 (TB)  Bahkan jikalau ia berbuat dosa terhadap engkau tujuh kali sehari dan tujuh kali ia kembali kepadamu dan berkata: Aku menyesal, engkau harus mengampuni dia."

Kisah di atas adalah kisah yang unik dan langka terjadi bagi umat manusia. Inilah sebenarnya kekristenan itu. Lebih banyak memberi ampun daripada mencacimaki orang serta gosip fitnah kanan sini sana. Kehidupan kristen adalah menghidupi pengampunan yang tak terbatas. Angka 7 dalam ayat ini bukanlah angka yang pasti atau mutlak itu. Tapi itu merupakan angka tak terhingga atau tak terbatas. Dengan artian mengampuni itu tanpa batas. Berarti dalam hidup ini kita lebih banyak mengampuni. 
Jika kita berada pada hal ini. Maka begitu indah hidup dan iman kita. Di tengah dunia. Coba pikirkan. Kita mau ngobrol dengan orang minta ampun dulu kepada mereka maka yang terjadi adalah obrolan kita jadi hangat dan nyaman. Kita mau hutang atau bayar hutang kita minta ampun dulu.. maka orang yang kita hutangi akan ayem dan damai. Jika kita mau bertengkar dengan istri atau suami maka kita tidak jadi bertengkar karena minta ampun dulu. 
Oleh sebab itu. Tuhan Yesus mengajarkan bahwa mengampuni  harus 7 x 7 x berarti tidak terbatas. 
Sudahkah hidup kita ini kita isi dengan mengampuni orang lain. Jika hari ini ada luka lama baik dengan saudaramu. Kakakmu. Istrimu suamimu. Anakmu. Hamba Tuhanmu ataupun tetanggamu yang menyakiti mu. Ampuni mereka. Sebab Tuhan Allah akan mengampuni orang yang mau mengampuni orang yang bersalah kepadamu. Sebab itulah resep kesehatan yang Allah berikan. Supaya terhindar dari stroke dan kangker hati. Mari ampunilah. Amin.(YS)

PENGAMPUNAN ADALAH KUNCI KEBERHASILAN DALAM SEGALA ASPEK HIDUP DAN IMAN KITA.
Share:

RENDAH HATI

 


2 Samuel 24:25 (TB)  
Lalu Daud mendirikan di sana mezbah bagi TUHAN dan mempersembahkan korban bakaran dan korban keselamatan. Maka TUHAN mengabulkan doa untuk negeri itu, dan tulah itu berhenti menimpa orang Israel.

Daud yang telah meninggikan diri akhirnya menyesali kecongkakannya. Hukuman yang Allah berikan adalah peringatan untuk Daud, yaitu supaya ia taat dan merendahkan diri di hadapan-Nya. Orang yang merendahkan diri akan selalu mendapat pemulihan dan berkat Allah (25).

Mari kita belajar untuk merendahkan diri di hadapan Allah dan sesama. Kita sedang berproses dalam hidup untuk semakin bertumbuh dalam sikap tunduk kepada Allah, sambil terus dikoreksi sampai akhir hidup kita. Berbesar hatilah ketika Tuhan menegur. Tuhan menginginkan ketaatan dalam pertumbuhan iman kita.

Doa: Ajar kami untuk merendahkan diri dan tunduk kepada-Mu.

KETUNDUKAN ADALAH PROSES SUPAYA KITA RENDAH HATI.
Share:

Taat dan Adil



2 Samuel 23:5 (TB)  
Bukankah seperti itu keluargaku di hadapan Allah? Sebab Ia menegakkan bagiku suatu perjanjian kekal, teratur dalam segala-galanya dan terjamin. Sebab segala keselamatanku dan segala kesukaanku bukankah Dia yang menumbuhkannya?

Daud mengingat bahwa keselamatannya adalah pemberian Allah. Daud pun sadar bahwa janji tentang keturunan yang akan datang pun adalah anugerah-Nya
Dalam nas ini, Allah mengingatkan Daud tentang bagaimana ia harus hidup dan memerintah bangsanya. Sebagai umat-Nya, sikap adil terhadap sesama dan taat kepada Allah merupakan bagian yang melekat dalam diri setiap orang percaya, walaupun kita tidak memiliki jabatan tinggi dan terhormat.
Sesungguhnya, Tuhan memberikan kepercayaan untuk memimpin bagi setiap orang, baik dalam lingkup kecil seperti keluarga, di tempat pelayanan, masyarakat atau jabatan dalam karir dan usaha. Artinya, kita semua dituntut hidup dengan adil ke bawah (sesama) dan taat ke atas (Allah). Ini adalah dua hal yang diminta Allah kepada Daud untuk dijalankan. Tidak mudah bagi kita untuk melakukan ini. Banyak hal yang harus dipertimbangkan dan korbankan Namun serumit apapun tetaplah di jalankan dan di taatinya. Karena itulah Firman Tuhan.
Mari kita merenungkan dua hal tadi adil ke bawah yaitu sesama dan taat ke atas yaitu Allah. Amin. (YS )

KETAATAN ADALAH PEMBUKA BERKAT DAN KEADILAN ADALAH SUMBER KEHIDUPAN ITU
Share:

Allah Penyelamatku


2 Samuel 22:50 (TB)  Sebab itu aku mau menyanyikan syukur bagi-Mu, ya TUHAN, di antara bangsa-bangsa, dan aku mau menyanyikan mazmur bagi nama-Mu. 

Dalam perjalanan kehidupan ini, kita sering kali mengalami berbagai rona rona kehidupan seperti sakit yang tak kunjung sembuh, pergumulan masalah yang tak kunjung selesai. Bahkan maut yang mengancam. Cerita ini Alkitab ini  merupakan nyanyian syukur Daud saat menghadapi berbagai situasi dan kondisi dalam kehidupannya baik sucita maupan dukacita, baik senang maupun tenang. 
Daud mempunyai pengalaman dekat dengan kematian yang serupa. Bukan sekali atau dua kali, Daud mengalami berbagai ancaman kematian, yang digambarkannya seperti "gelora-gelora maut, ... tali dunia orang mati yang membelit, dan perangkap maut yang terpasang" (5-6). Jika kita mengenang masa hidupnya, dia adalah gembala muda yang biasa bertarung dengan binatang buas, yang melumpuhkan Goliat yang sangat ditakuti orang. Ia harus menghadapi Saul yang begitu beringas ingin membunuhnya. Dalam kesehariannya, ia bertempur di garis depan pertempuran, bahkan harus melarikan diri dari pemberontakan yang dilakukan Absalom anaknya.
Dalam masa-masa sulit seperti itu, ia berseru kepada Tuhan dan menjadikan Allah sebagai tempat pengungsian, sandaran, dan perlindungannya (50).
Setiap saya kunjung ke rumah sakit karena ada jemaat yang sakit. atau dirumah rasa syukur dan haru serta rak berdayaan terungkap disana dengan memohon dan berdoa untuk pemulihan kesembuhan dan kesehatannya. Hal ini membuktikan bahwa saya tidak mampu menghadapi ini dan kita  minta kepada Tuhan dengan Doa. 

Bagaimana dengan kita selagi ada waktu dan kesempatan marilah datang kepada Tuhan. Sebab Dialah yang menjaga dan melindungi. Sebab Dialah penyelamatMu. Amin. (YS)

PENYELAMAT YANG TEPAT HANYA ADA PADA ALLAH YANG HIDUP DAN MEMBERIKAN ANUGERAH NYA MELALUI YESUS KRISTUS.
Share:

Categories

Support

Need our help to upload or customize this blogger template? Contact me with details about the theme customization you need.