Gereja Kristen Kalam Kudus Tepas Kesamben Blitar

Mutiara yang berharga

Gimana kabarnya Bpk ibu sdr yang terkasih dalam Tuhan. Saya harap tetap sehat, dan doa saya selalu dalam penyertaan dan perlindungan Allah. 

Matius 13:45 46

Demikian pula hal Kerajaan Sorga itu seumpama seorang pedagang yang mencari mutiara yang indah.
 Matius 13:45

Mutiara merupakan perhiasan indah yang memiliki nilai jual tinggi di pasaran. Mutiara terbentuk di dalam tubuh tiram laut hidup dengan proses pembentukan yang butuh waktu lama. Kualitas tiram juga menentukan mutiara yang dihasilkan.

Pada zaman Yesus, mutiara juga sangat bernilai sehingga banyak orang meminatinya. Ini menjadi dorongan kuat bagi para pedagang untuk mencarinya. Seorang pedagang rela menempuh perjalanan jauh, dari Laut Merah, Teluk Persia, dan sampai ke India demi mendapatkannya. Dibutuhkan keahlian dan kejelian mata untuk menemukan mutiara bermutu baik. Seorang pedagang mutiara juga harus pintar memanfaatkan waktu sebaik baiknya agar mutiara yang bermutu itu tidak jatuh ke tangan pedagang lain. Di saat seorang pedagang berhasil menemukan mutiara bermutu tinggi dan langka, ia akan sangat senang. Seperti seseorang yang menemukan harta terpendam, dirinya rela pergi menjual seluruh kepunyaannya lalu membeli mutiara tersebut.

Mutiara yang berharga ini diumpamakan Yesus sebagai Kerajaan Sorga. Betapa berharganya Kerajaan Allah, sehingga manusia digambarkan harus menjadi seperti pedagang yang mencari mutiara bermutu tinggi. Pencariannya tidak dilakukan secara biasa biasa saja, tetapi dengan sungguh sungguh dan segala upaya. Di dalam Matius 6:33, Yesus mengajarkan, Tetapi carilah Kerajaan Allah dan kebenarannya, maka semuanya akan ditambahkan kepadamu.

Di dalam realita kehidupan sehari hari, sungguh disayangkan karena manusia sering lupa mencari Kerajaan Allah. Padahal Kerajaan Allah memuat begitu banyak kekayaan rohani dan di dalamnya Allah yang berdaulat bertakhta. Manusia lebih banyak mencari hal hal duniawi ketimbang Kerajaan Allah. Manusia cenderung menghabiskan waktunya untuk mencari uang. Uang bukannya tidak penting, tetapi jangan sampai hal yang terpenting
tereleminasi oleh hal lain yang tak sepenting Kerajaaan Allah. Yesus menggunakan materi, yakni mutiara untuk mengajarkan bahwa Kerajaan Allah merupakan hal terpenting yang harus dicari manusia, khususnya orang percaya.

Bagaimana dengan Anda? Apakah Anda menghabiskan hari demi hari dengan selalu memberikan waktu terbaik untuk mencari Allah yang bertahta di dalam Kerajaan Allah? Atau Anda hanya memberikan waktu sisa untuk mencari Allah? Ayo, berusahalah dengan sungguh mencari kebenaran Allah melalui firman dan perenungan Anda.

Refleksi diri:

Apakah selama ini Anda telah menjadikan Allah sebagai mutiara kesayangan Anda atau hanya sebagai pelengkap semata?

Apa langkah konkret yang Anda lakukan agar dapat semakin mengenal Tuhan?

Jangan lupa tetap prokes, pakai masker, cuci tangan, jauhi kerumunan, dan terlebih jika belum vaksin segera vaksin. Supaya dapat menolong orang lain dan diri terhindar dari covid 19.
Share:

Mutiara Yang Berharga

Gimana kabarnya Bpk ibu sdr yang terkasih dalam Tuhan. Saya harap tetap sehat, dan doa saya selalu dalam penyertaan dan perlindungan Allah. 

Matius 13:45 46

Demikian pula hal Kerajaan Sorga itu seumpama seorang pedagang yang mencari mutiara yang indah.
 Matius 13:45

Mutiara merupakan perhiasan indah yang memiliki nilai jual tinggi di pasaran. Mutiara terbentuk di dalam tubuh tiram laut hidup dengan proses pembentukan yang butuh waktu lama. Kualitas tiram juga menentukan mutiara yang dihasilkan.

Pada zaman Yesus, mutiara juga sangat bernilai sehingga banyak orang meminatinya. Ini menjadi dorongan kuat bagi para pedagang untuk mencarinya. Seorang pedagang rela menempuh perjalanan jauh, dari Laut Merah, Teluk Persia, dan sampai ke India demi mendapatkannya. Dibutuhkan keahlian dan kejelian mata untuk menemukan mutiara bermutu baik. Seorang pedagang mutiara juga harus pintar memanfaatkan waktu sebaik baiknya agar mutiara yang bermutu itu tidak jatuh ke tangan pedagang lain. Di saat seorang pedagang berhasil menemukan mutiara bermutu tinggi dan langka, ia akan sangat senang. Seperti seseorang yang menemukan harta terpendam, dirinya rela pergi menjual seluruh kepunyaannya lalu membeli mutiara tersebut.

Mutiara yang berharga ini diumpamakan Yesus sebagai Kerajaan Sorga. Betapa berharganya Kerajaan Allah, sehingga manusia digambarkan harus menjadi seperti pedagang yang mencari mutiara bermutu tinggi. Pencariannya tidak dilakukan secara biasa biasa saja, tetapi dengan sungguh sungguh dan segala upaya. Di dalam Matius 6:33, Yesus mengajarkan, Tetapi carilah Kerajaan Allah dan kebenarannya, maka semuanya akan ditambahkan kepadamu.

Di dalam realita kehidupan sehari hari, sungguh disayangkan karena manusia sering lupa mencari Kerajaan Allah. Padahal Kerajaan Allah memuat begitu banyak kekayaan rohani dan di dalamnya Allah yang berdaulat bertakhta. Manusia lebih banyak mencari hal hal duniawi ketimbang Kerajaan Allah. Manusia cenderung menghabiskan waktunya untuk mencari uang. Uang bukannya tidak penting, tetapi jangan sampai hal yang terpenting
tereleminasi oleh hal lain yang tak sepenting Kerajaaan Allah. Yesus menggunakan materi, yakni mutiara untuk mengajarkan bahwa Kerajaan Allah merupakan hal terpenting yang harus dicari manusia, khususnya orang percaya.

Bagaimana dengan Anda? Apakah Anda menghabiskan hari demi hari dengan selalu memberikan waktu terbaik untuk mencari Allah yang bertahta di dalam Kerajaan Allah? Atau Anda hanya memberikan waktu sisa untuk mencari Allah? Ayo, berusahalah dengan sungguh mencari kebenaran Allah melalui firman dan perenungan Anda.

Refleksi diri:

Apakah selama ini Anda telah menjadikan Allah sebagai mutiara kesayangan Anda atau hanya sebagai pelengkap semata?

Apa langkah konkret yang Anda lakukan agar dapat semakin mengenal Tuhan?


Jangan lupa tetap prokes, pakai masker, cuci tangan, jauhi kerumunan, dan terlebih jika belum vaksin segera vaksin. Supaya dapat menolong orang lain dan diri terhindar dari covid 19.
Share:

Jadilah penolong bukan perongrong

Gimana kabarnya Bpk ibu sdr yang terkasih dalam Tuhan. Saya harap tetap sehat, dan doa saya selalu dalam penyertaan dan perlindungan Allah. 

Ayub 2:1 13

Maka berkatalah isterinya kepadanya: Masih bertekunkah engkau dalam kesalehanmu? Kutukilah Allahmu dan matilah!
 Ayub 2:9

Kita tentu pernah mendengar kisah tentang suami atau istri yang meninggalkan pasangannya justru saat kehadiran mereka paling dibutuhkan. Seorang suami menelantarkan istrinya ketika sang istri divonis sakit tertentu. Atau seorang istri yang meninggalkan suaminya saat bisnis sang suami bangkrut. Kisah kisah seperti ini banyak terjadi di sekitar kita. Ketika pasangan sehat dan produktif, karier naik, bisnis lancar, dapat diandalkan secara materi, maka banyak pasangan yang sepertinya hidup saling mencintai dan harmonis sekali.

Namun ketika hal sebaliknya terjadi, kasih dan kesetiaan pasangan sungguh diuji. Istri Ayub gagal dalam ujian ini. Ayub adalah seorang yang saleh dan takut akan Tuhan. Ia punya tujuh putra dan tiga putri, dan semuanya hidup rukun (Ayb. 1:2, 4). Hartanya melimpah.

Namun, semua itu musnah dalam sekejap ketika pasukan musuh merampas segalanya. Bencana tiba tiba menerpa yang membuat Ayub kehilangan segala miliknya, termasuk anak anaknya. Bahkan Ayub mengalami penyakit yang mengerikan dan menjijikkan. Dalam situasi yang demikian istrinya bangkit tetapi bukan untuk menopang atau menguatkan Ayub melainkan justru merongrongnya. Istri Ayub mendesak Ayub untuk meninggalkan hidupnya yang saleh, mengutuki Allah, dan mati saja. Padahal sebagai orang yang paling dekat dengan Ayub, seharusnya ia berperan menjadi penolong yang sepadan buat suaminya (Kej. 2:18). Syukurlah Ayub tetap teguh dalam imannya.

Bercermin dari kegagalan istri Ayub, hendaklah jangan menjadi perongrong bagi pasangan kita, melainkan penolong di saat orang yang kita kasihi paling memerlukan kehadiran kita. Hal ini berlaku bagi seorang istri dan juga sebaliknya, suami terhadap istrinya. Dalam segala situasi hidup, baik itu suka dan duka, sehat dan sakit atau kaya dan miskin, ingatlah selalu pesan Kristus yang disampaikan melalui hamba Nya Rasul Paulus, Hai suami, kasihilah isterimu sebagaimana Kristus telah mengasihi jemaat dan telah menyerahkan diri Nya baginya untuk menguduskannya (Ef. 5:25 26). Demikian pula berlaku sebaliknya istri terhadap suaminya. Amin.

Refleksi diri:

Apakah Anda sudah menjadi seorang penolong ataukah perongrong bagi pasangan Anda selama ini?

Langkah konkrit apa yang Anda lakukan untuk menjadi penolong bagi pasangan Anda?

Jangan lupa tetap prokes, pakai masker, cuci tangan, jauhi kerumunan, dan terlebih jika belum vaksin segera vaksin. Supaya dapat menolong orang lain dan diri terhindar dari covid 19.
Share:

Jaminan yang Pasti

Gimana kabarnya Bpk ibu sdr yang terkasih dalam Tuhan. Saya harap tetap sehat, dan doa saya selalu dalam penyertaan dan perlindungan Allah. 

Yeremia 31:35-40 

Hal yang sangat diperlukan bagi seorang tawanan yang mendapat kebebasan adalah jaminan. Tanpa jaminan, seseorang tidak akan pernah bisa merasa tenang dan selalu dihantui bayang-bayang kalau-kalau kebebasan itu semu.

Setelah Allah menyatakan janji pemulihan atas bangsa Israel, Allah menyatakan jaminan atas janji itu (37). Seperti pastinya matahari menyinari siang serta bulan dan bintang menerangi malam, demikianlah perkataan Tuhan adalah pasti. Tuhan akan kembali memulihkan keadaan bangsa Israel (38-40). Kota itu akan berdiri selamanya dan tidak akan diruntuhkan.

Pernyataan ini menunjuk kepada pembebasan bangsa Israel dari Babilonia dan pembangunan kembali kota Yerusalem. Setelah genap 70 tahun pembuangan bangsa Israel, mereka akan kembali ke Yerusalem di bawah pimpinan Ezra dan kemudian Nehemia.

Tetapi, pernyataan Tuhan ini tidak hanya merujuk kepada bangsa Israel, tetapi juga Gereja sebagai umat Tuhan yang telah dipulihkan. Yerusalem bukan lagi kota secara fisik di daerah Timur Tengah, melainkan kota Allah di mana umat Allah menyatakan penyembahan kepada-Nya.

Setiap kali kita melihat matahari saat siang serta bulan dan bintang saat malam, kita akan mengingat bahwa segala ketetapan Allah akan terjadi. Allah senantiasa mengingat janji-Nya.

Jadi, kita tidak hanya diselamatkan dan diikat kembali dalam ikatan perjanjian, tetapi sekaligus dijamin oleh Tuhan sendiri. Hidup dalam jaminan Tuhan yang pasti membuat kita senantiasa hidup tenang dan penuh keyakinan. Janji Tuhan tidak dipengaruhi oleh kondisi kita. Apa pun yang kita alami saat ini, mungkin kita sedang sakit, mengalami kesusahan, atau menghadapi pergumulan berat, ingatlah bahwa janji Tuhan adalah pasti. Inilah pengharapan kita yang kuat sebagai orang percaya, bahwa tidak ada satu pun yang dapat memisahkan kita dari kasih Allah.

Hidup dalam janji Tuhan yang pasti mendorong kita untuk tidak mudah menyerah dan putus asa. Dalam keadaan apa pun kita senantiasa hidup dalam penyerahan diri kepada Tuhan. [RGD]


Jangan lupa tetap prokes, pakai masker, cuci tangan, jauhi kerumunan, dan terlebih jika belum vaksin segera vaksin. Supaya dapat menolong orang lain dan diri terhindar dari covid 19.
Share:

Semua akan ditambahkan

Gimana kabarnya Bpk ibu sdr yang terkasih dalam Tuhan. Saya harap tetap sehat, dan doa saya selalu dalam penyertaan dan perlindungan Allah

Matius 6:25 34

Tetapi carilah dahulu Kerajaan Allah dan kebenarannya, maka semuanya itu akan ditambahkan kepadamu.
 Matius 6:33

Tuhan Yesus memberi khotbah yang menantang, Carilah dahulu Kerajaan Allah! Ini syarat utama yang harus dilakukan agar bisa menerima janji Nya maka semuanya akan ditambahkan kepada kita. Semuanya berarti segala kebutuhan fisik kita untuk sehat, kebutuhan jiwa kita agar tenang, bahagia, dan bersukacita, dan kebutuhan rohani kita agar sungguh merasakan kehadiran Allah melalui pembacaan firman dan ketika mencoba melakukan serta menerapkan Kitab Suci dalam hidup.

Alkitab memberikan aturan yang jelas untuk beberapa situasi, meski untuk situasi situasi yang lain, kita mungkin tidak tahu bagaimana menerapkannya. Mungkin kita tidak yakin apakah akan mencari pekerjaan baru atau mengejar persahabatan tertentu. Atau barangkali tidak tahu apakah keinginan kita egois atau baik. Atau ketika kita diperhadapkan pilihan keputusan berisiko tinggi. Semua itu juga merupakan kebutuhan setiap manusia.

Dalam Khotbah di Bukit, Yesus berkata untuk memulai dengan memberikan prioritas utama kepada Allah. Carilah dahulu kerajaan Allah dan kebenaran Nya, dan semua yang Anda butuhkan akan disediakan bagi Anda. Jadi, jangan khawatir tentang hari esok karena hari esok akan mengkhawatirkan dirinya sendiri. Kita tidak perlu khawatir tentang kebutuhan dasar atau apa pun, dan itu termasuk soal pengambilan keputusan.

Adakah sesuatu yang Anda perlukan dan Anda mulai melihatnya melalui lensa yang lebih sempit? Bagaimana perspektif momen demi momen bisa bermanfaat dalam situasi itu? Ketika kita tidak yakin apa yang harus dilakukan dalam situasi tertentu, kata kata Yesus menjadi kompas bagi kita: persempit lensa Anda, fokuslah, dan saat demi saat mencari kerajaan Nya dan kebenaran Nya. Apa yang terlihat sekarang mungkin berbeda dari satu hari ke hari berikutnya, tetapi ketika kita memilih untuk menghormati Kristus dengan membuat keputusan terbaik berikutnya, kita menyediakan ruang yang lebar bagi Roh Kudus untuk membimbing hati kita. Maka ketika semua gelap dan tidak tahu harus bagaimana biarlah kita mencoba tenang, berdoa, sambil berkata, Roh Kudus aku tak tahu apa yang harus kulakukan, aku berserah kepada Mu di dalam Tuhan Yesus. Nantikanlah dengan harap dan tenang akan pertolongan Nya.

Salam Roh Kudus kuberserah.

Refleksi diri:

Apa situasi situasi yang pernah/sedang Anda alami yang membuat khawatir untuk mengambil keputusan? Sudahkah Anda memprioritaskan Allah dalam mengambil keputusan?

Apakah Anda berserah kepada Roh Kudus yang akan membimbing Anda dalam mengambil keputusan?

Jangan lupa tetap prokes, pakai masker, cuci tangan, jauhi kerumunan, dan terlebih jika belum vaksin segera vaksin. Supaya dapat menolong orang lain dan diri terhindar dari covid 19.
Share:

Categories

Support

Need our help to upload or customize this blogger template? Contact me with details about the theme customization you need.