Saat kita memiliki barang berharga, kita melindunginya sebaik mungkin. Rumah dipasangi alarm dan dijaga satpam. Gawai baru diberi pelindung agar tidak rusak jika terjatuh. Kendaraan diasuransikan. Semua itu adalah bentuk antisipasi — upaya menjaga sebelum terjadi hal yang tidak diinginkan.
Namun, jika barang berharga saja kita jaga sedemikian rupa, bagaimana dengan hidup kita sendiri? Apa yang sudah kita lakukan untuk menjaga hati dan menantikan kedatangan Tuhan? Bukankah hidup kita jauh lebih berharga dari segala harta duniawi?
Hari Tuhan pasti akan datang. Banyak orang mencoba menebak-nebak kapan waktunya, tetapi Yesus dengan jelas mengatakan bahwa tak seorang pun tahu hari atau jamnya. Daripada sibuk berspekulasi, Yesus mengajar kita untuk berjaga-jaga dan berdoa.
Berjaga-jaga berarti hidup dengan kesadaran penuh bahwa setiap hari adalah kesempatan untuk menyenangkan hati Tuhan. Kita diajak untuk waspada terhadap hal-hal yang dapat menumpulkan kepekaan rohani: pesta pora, kemabukan, dan kepentingan duniawi yang bisa menjerat hati (ayat 34).
Namun, Yesus tidak hanya berkata “berjagalah”, tetapi menambahkan, “berjagalah sambil berdoa.” Doa membuat kita kuat melawan godaan, memberi ketenangan di tengah badai kehidupan, dan menolong kita tetap fokus pada kehendak Tuhan. Doa bukan sekadar kata-kata, melainkan napas iman — bukti bahwa kita bergantung penuh pada Allah.
Yesus sendiri menjadi teladan. Ia mengajar di Bait Allah setiap hari, dan malam harinya berdoa di Bukit Zaitun (ayat 37). Teladan ini menunjukkan keseimbangan hidup antara pelayanan aktif dan persekutuan pribadi dengan Bapa. Ia tidak hanya berbicara tentang berjaga-jaga, tetapi melakukannya dengan nyata.
🌿 Refleksi
Seorang penjaga mercusuar bertugas memastikan lampu pandu tetap menyala di malam hari. Ia tidak bisa tidur sembarangan, karena jika lampu padam, kapal-kapal bisa karam. Begitu juga dengan kita — Tuhan mempercayakan “mercusuar” kehidupan kepada kita. Iman, doa, dan ketaatan adalah cahaya yang harus terus menyala agar dunia melihat Kristus melalui hidup kita.
🙏 Doa
Tuhan Yesus, ajarlah kami untuk selalu berjaga-jaga dan tidak terlena oleh kenyamanan dunia. Jadikan doa dan firman-Mu pelita bagi langkah kami. Ketika hati kami mulai lelah atau goyah, kuatkan kami untuk tetap setia dan peka terhadap kehendak-Mu.
Kiranya hidup kami memancarkan terang-Mu, agar banyak orang mengenal kasih dan kebenaran-Mu.
Dalam nama Tuhan Yesus kami berdoa.
Amin.
















