Gereja Kristen Kalam Kudus Tepas Kesamben Blitar

Pilihan Ada Pada anda

Pengkhotbah 12:13-14 (TB)
13 Akhir kata dari segala yang didengar ialah: takutlah akan Allah dan berpeganglah pada perintah-perintah-Nya, karena ini adalah kewajiban setiap orang.
14 Karena Allah akan membawa setiap perbuatan ke pengadilan yang berlaku atas segala sesuatu yang tersembunyi, entah itu baik, entah itu jahat.

Saat musim pandemi covid 19  ini kita di uji kehidupan kita. Seberapa besar dan kuatnya kehidupan kita. Jika kita kuat dalam iman maka kita harus membuktikan dengan kesetiaan dan ketaatan. Jika kita kuat dengan tidak beriman juga di uji di dalam kehidupan dengan kesia siaannya. Tidak peduli dengan kehidupan Rohani serta melakukan apa adanya. 
Apapun yang terjadi dalam dunia ini pengkhotbah selalu mengatakan kesia siaan. Memang apa yang ada di dunia ini adalah kesia sian, jikalau kita tidak bersandar pada Allah yang menciptakan kita. Untuk itulah pengkhotbah menuliskan apapun yang ada di dunia ini akan mendapat pengadilannya Allah sendiri sesuai apa yang di lakukan di bawah matahari. yaitu kita harus hidup takut akan Tuhan dan berpegang pada perintah-Nya. Di luar Tuhan, kehidupan manusia akan berakhir dengan kesia-siaan, baik di dunia maupun dalam kekekalan.
Takut akan Tuhan dan melakukan perintah-Nya merupakan dua hal yang tidak terpisahkan. Takut akan Tuhan membawa kita mendekat kepada-Nya, menyembah-Nya, dan menghormati-Nya. Namun, itu semua harus diwujudkan dengan tindakan nyata, yaitu dengan melakukan perintah dan firman-Nya.

Oleh karena itu, Pengkhotbah mengungkapkan bahwa seluruh tindak-tanduk manusia (baik atau jahat) akan dipertanggungjawabkan di hadapan takhta pengadilan Allah. Semua akan dinilai berdasarkan cara hidup dan seluruh tindakan kita: apakah sesuai dengan perintah-Nya atau tidak. Hal ini sebagai penentu apakah hidup kita akan berakhir sia-sia atau masuk ke dalam kekekalan yang penuh kebahagiaan.

Hari ini kita diberi dua pilihan, yaitu hidup dalam kesia-siaan atau hidup bermakna. Jika ingin hidup bermakna, jadikanlah Tuhan yang terutama dalam hidup kita. Tidak peduli apakah kita kaya/miskin, sehat/ sakit, berpendidikan tinggi/ rendah, jika hidup tanpa Tuhan semua akan berakhir sia-sia.

Mari jadikan hidup ini sangat berarti karena. Kita diciptakan kedalam dunia untuk menyatakan kemuliaan Allah yang kekal untuk sebuah kehidupan kekal yang di berikan kepada kita. Mana yang akan kamu pilih itulah yang menentukan arah hidupmu. AMIN.( YS)

DOA.Ya Tuhan aku bersyukur buat kasihmu yang kau berikan sehingga aku sadar bahwa aku harus memilih mana yang akan kami lakukan beri hikmatmu. Amin.
Share:

Asahlah Dirimu


Pengkhotbah 10:10 (TB)  Jika besi menjadi tumpul dan tidak diasah, maka orang harus memperbesar tenaga, tetapi yang terpenting untuk berhasil adalah hikmat.

Ada banyak saat ini  yang mengeluhkan  bagaimana masalah  depan rumah tangganya. Apakah bisa diasah terus untuk keharmonisan atau perpisahan dan perceraian. Untuk inilah hikmat itu di pertanggung jawabkan di dalam mengapai pilihan hidupnya. Ada dikisahkan seseorang pagi ini ada yang mengatakan begitu mudahnya menceraikan suaminya gara gara hanya tidak ada ke cocokan. Bukankah Allah menciptakan manusia berbeda. Inilah yang di lakukan oleh orang yg tidak berhikmat alias orang bodoh dalam kitab ini.
Pengkhotbah belajar membukakan pikiran kita bahwa besi menjadi tumpul  dan tidak di asah. Ini bagaikan kebodohan pikiran manusia yang tidak menyadari akan potensi dan kemampuannya untuk berpikir cerdas dan jernih. Dalam menentukan pilihan dalam hidupnya banyak orang yang keras kepala tidak mau di ajari yang benar dan juga kebenaran ada juga yang takut dan trauma karena pilihannya.
 Hal yang perlu kita renungkan adalah hikmat mempunyai peran penting dalam menentukan kehidupanmu. Hikmat sangat berharga di dalam menentukan arah pikiran seseorang.  Hikmat itu yang terus mengasah besi yang tumpul untuk terus menjadi tajam dalam segalanya.
Untuk memperoleh hikmat itu ada dua hal. Yang pertama . Siap di asah
Yang kedua. Siap untuk memperbesar tenaga / berusaha dengan sekuat pikiran untuk berubah kearah yang benar.
Mari kita terus mempertajam pikiran kita kearah kebenaran sang hikmat berikan karena tidak ada hikmat yang dapat di kalahkan oleh ketumpulannya. Melainkan hikmat akan terus mempertajam ketumpulan kita.
Bersyukurlah akan apa yang hikmat berikan sehingga kita tidak menjadi tumpul dan selalu hidup dalam kedamaian sukacita kita. Karena hikmatnya diberikan pada kita. Amin.(YS).
Doa. Segala puji syukur kepadamu Ya Tuhan atas kasih mu dalam nama Tuhan Yesus amin.
Share:

KEMESRAAN HIDUP


Pengkhotbah 9:9 (TB)  Nikmatilah hidup dengan isteri yang kaukasihi seumur hidupmu yang sia-sia, yang dikaruniakan TUHAN kepadamu di bawah matahari, karena itulah bahagianmu dalam hidup dan dalam usaha yang engkau lakukan dengan jerih payah di bawah matahari.

       Kalau saya boleh  bertanya  mengenai pasangan anda. " bapak ibu sudah berapa tahun menikah dan gimana perasaanmu masih sama dengan waktu masa pengantin baru atau tidak?.. kira kira apa jawaban anda. Saya percaya akan muncul jawaban yang bermacam macam dikarenakan tidak lagi merasakan bahwa kehadiran Tuhan di masa keluarganya.. Inilah realita kehidupan di bawah matahari. Waktu itulah yang membatasi dan membedakan dimana keluarga itu sangat butuh kemesraan yang kekal. Untuk hal ini butuh waktu yang terus menerus di pupuk setiap hari dengan komunikasi penghargaan penghormatan pujian dan kasih sayang.
Pengkhotbah menegaskan kembali makna kemesraan di dalam keluarga. Ia menuliskan "nikmatilah hidup dengan isteri yang kaukasihi seumur hidupmu"
Ini memberikan bahwa tidak ada hal yang lebih mesra di dunia ini selain kemesraan suami istri. Manusia bermesraan dengan pekerjaan waktu dan cita citanya semua hanya mendatangkan kelelahan dan kekecewaan. Untuk itu perlu membangun kemesraan dengan pasangan kita dengan selalu memperhatikan apa yang
Menjadi  kenyataan memang seperti itu, lalu bagaimana cara kita menikmati hidup? Ada 3 hal bagaimana kita membangun kemesraan hidup ini.
Yang Pertama, menikmati hidup harus dengan berpusat pada Allah. Ia adalah penguasa atas hidup manusia dan segala sesuatu yang dimiliki manusia itu. Hikmat dan cara Allah tidak sama seperti hikmat dan cara manusia. Allah memberikan hikmat kepada yang dikehendaki-Nya dengan cara-cara yang tidak masuk akal bagi manusia.
Yang Kedua, menikmati hidup harus dengan sukaria. Secara eksplisit Pengkhotbah mengatakan, "Mari makan roti dengan sukaria dan minum anggur dengan hati yang senang, ... Biarlah selalu putih pakaianmu dan jangan tidak ada minyak di atas kepalamu, " (7, 8). Pakaian putih adalah simbol sukacita. Minyak mengacu kepada tanda berkat dan ekspresi sukacita.
Yang Ketiga, menikmati hidup harus dengan hal-hal yang sudah disediakan Allah. Roti yang dimakan, anggur yang diminum, minyak yang dicurahkan, istri yang dikasihi, dan tenaga untuk mengerjakan segala sesuatu adalah berasal dari Allah. Oleh karena itu, janganlah kita menikmati apa yang tidak diberikan oleh Allah.
Mari kita jadikan kemesraan hidup ini dengan selalu menikmatinya dengan pasangan yang ada di dekat kita sambil menikmati waktu waktu yang Allah sediakan. Amin. (YS)

DOA. Tuhan yang baik dan penuh kasih sayang terimakasih buat kemesraan hidup ini yang telah kau berikan. Ajari kami lebih lagi berhikmat untuk semua yang kau berikan. Amin.
Share:

Takut akan Allah



Pengkhotbah 8:12 (TB)  Walaupun orang yang berdosa dan yang berbuat jahat seratus kali hidup lama, namun aku tahu, bahwa orang yang takut akan Allah akan beroleh kebahagiaan, sebab mereka takut terhadap hadirat-Nya.

Apa yang terjadi dengan Orang yang tidak mau hidup jujur. dan menyalahgunakan kesempatan yang Allah berikan untuk menjadi berkat bagi banyak orang. Ini merupakan kehidupan orang yang fasik tidak mau percaya kepada Allah. Seperti yang terjadi dengan pandemi covid 19 ini. Pemerintah sudah dengan susah payah memberikan anggaran untuk rakyat dengan kesehatan ternyata ada bisnis di balik orang yang tidak jujur. Contoh rapid tes oleh pemerintah di patok harga 70 ribu. Oleh oknum yang tidak jujur di jual 300-1 juta rupiah. Inilah dunia hari hari ini.
Pengkhotbah memberikan ketegasam bagi orang yang hidup seturut dengan Allah adalah takut akan Allah dan  hadirat Allah. Orang yang tidak takut akan Allah banyak namun orang yang takut akan Allah sedikit sekali. Untuk itu pengkhotbah menegaskan adalah sia sia orang yang tidak takut akan Allah.
Apa yang menjadi dasar orang yang takut akan Allah.
Yang pertama adalah.  menghormati Allah, adakah masa sekarang orang menghormati Allah nya dengan sepenuh hati. Memuji menyembah bahkan selalu hidup dalam ketakutan dan penghormatan kepada Allah. Bahwa apa yang di kerjakannya itu semua karena Allah.
Yang kedua. beribadah kepada-Nya, memuji dan menyembah Allah di dalam setiap kehidupan itu adalah bukti ibadahmu kepada Nya. Bahwa pelayanan kita itu merupajan bukti penyembahan dan bakti kita kepada Allah.
 Yang ketiga. menaati peraturan-Nya. Saat ini ada banyak orang tidak patuh pada peraturan yang ada di suruh protokol pemerintah keluar pakai masker banyak yang melanggar. Kalau peraturan pemerintah saja di langgar apakah bisa taat dan jujur terhadap peraturan Allah pasti tidak mungkin.

Mari hidup ini jadikan takut akan Tuhan karena kebahagiaan kita. Bukan karena kejayaan dan tertibnya kita hidup dalam dosa tetapi hidup dalam takut akan Allah.
Jadi, mereka yang berbahagia adalah orang-orang benar karena merekalah yang takut akan Allah. AMIN. (YS)

 DOA Tuhan ajari kami semua takut kepada Tuhan agar kami semakin hari semakin sempurna mengiring Mu . Amin
Share:

Cinta Tuhan atau Cinta Tuhan


Pengkhotbah 5:11 (TB)  (5-10) Dengan bertambahnya harta, bertambah pula orang-orang yang menghabiskannya. Dan apakah keuntungan pemiliknya selain dari pada melihatnya?

Sebuah ketakutan besar bagi manusia di dunia ini jika gak punya harta. harta identik dengan kekayaan serta uang. Siapa yang gak takut dengan uang, karena uang semua manusia mengejar sampai dapat. Ini karena uang merupakan kebutuhan hidup, siapa tidak punya uang maka tidak bisa hidup. Karena makan butuh uang, mandi butuh uang dll. semua di ukur dengan uang.
Sehingga banyak orang berpikir bahwa uang adalah kebahagiaan. Padahal belum tentu kebahagiaan, banyak orang kaya hidup tidak bahagia. Tidak bisa tidur takut hartanya di rampok. Takut banknya di bobol, takut ATM di retas orang. Takut kuatir dan akirnya sakit. Banyak karena harta kekayaannya Rumah tangga hancur. Perselingkuhan anak jatuh dalam narkoba, pergaulan bebas serta anak yang tidak rukun dengan saudara karena harta warisan. Dll. Malah lebih bahagia orang yang hidup sederhana malah keluarga harmonis sampai kakek nenek anak semua cita citanya terwujud.

Nas di atas mengingatkan kita bahwa harta itu membinasakan yang memilikinya. Harta itu bisa menjadi lawan juga bisa menjadi kawan. Menjadi kawan jika kita bisa mengelolanya dengan bijak. Menjadi lawan jika harta itu menguasai atau menjadi tuan dalam hidup kita. Berapa banyak orang yang kaya harta menghabiskan hartanya hanya untuk pribadinya bukan untuk orang lain yang membutuhkan uluran tangannya. Berapa banyak orang kayaag raya berani memberikan 90 persen hartanya untuk orang yang membutuhkan. Pikir pikir dulu ah...?
Banyak orang hanya melihat apa yang di lakukan orang yang menghabiskan hartanya.bukan.

Sebagai orang percaya kepada Tuhan kita ambil sikap yang tepat dalam mencintai harta kita. Bijaksanalah mengukur kekayaan kita. Supaya kita tidak termakan keserakahan dan ketamakkan.
Mari Jadikan Allah sumber dari segala harta kita. Sebab dia memberikan semua pada kita. Amin. (YS).

DOA. YA TUHAN yang baik terima kasih atas anugerahmu yang kau berikan bagiku untuk lebih dapat mencintai mu dari pada Hartaku. Dalam nama Yesus. Amin
Share:

Categories

Support

Need our help to upload or customize this blogger template? Contact me with details about the theme customization you need.