HadirMu di hidupku, terutama bagiku.
AnugerahMu, anugerahMu, semua karna anugerahMu.
Bukan karna kekuatanku.
AnugerahMu, anugerahMu Tuhan.
Kasih dan sayangMu, sumber kekuatan bagiku.
AnugerahMu Tuhan, cukuplah bagiku. [1, 2, 3, 4, 5]
Ia membaringkan aku di padang yang berumput hijau.
Ia membimbingku ke air yang tenang, Ia menyegarkan jiwaku.
Ia menuntunku ke jalan yang benar oleh karna nama-Nya.
Sekalipun aku berjalan dalam lembah kekelaman.
Aku tidak takut bahaya sebab Engkau besertaku.
Gada-Mu dan tongkat-Mu itulah yang menghibur aku. [1, 2, 3, 4, 5]
Mampukanku melakukan yang Kau inginkan.
Tak bisa ku terlepas, Kau menggenggam tanganku.
Ingin lebih mengenal pribadi-Mu.
Ku terhubung dengan-Mu, s'lalu melekat di hati-Mu.
Firman-Mu itulah dasar hidupku yang berdaulat atasku. [1, 2, 3, 4, 5]
Asal kau berdiri atas firman-Nya.
Kalau hatimu seperti hatiku.
Kaulah saudara dan saudariku.
Dalam Yesus kita bersaudara.
Ku cinta keluarga Allah. [1, 2, 3, 4, 5, 6]
Roh Kudus yang b'ri kekuatan yang mengajar dan menopang.
Tiada lelah bekerja bersama-Mu Tuhan yang selalu mencukupkan. [1]
Namun tangan-Mu selalu menopang hidupku.
Saat ku dalam ketakutan Kau hadir di sisiku.
Kau berkata jangan takut, Kau b'riku kemenangan.
Kaulah Tuhan yang berjanji, tak sekalipun Kau ingkari.
Kesetiaan-Mu sungguh terbukti di sepanjang hidupku. [1]















