Ulangan 13
Waspada Terhadap Pengaruh Jahat
Di zaman ini, penipuan dan ajaran palsu mudah sekali masuk ke dalam hidup kita—melalui media sosial, obrolan, bahkan orang-orang yang terlihat bijaksana. Tanpa kewaspadaan, hati kita dapat dengan cepat terseret untuk percaya pada suara yang tampaknya benar, tetapi sesungguhnya menyesatkan.
Hal ini bukan baru. Dalam Ulangan 13, Tuhan memperingatkan umat Israel bahwa pengaruh jahat bisa datang dari mana saja. Bahkan seseorang yang mengaku nabi atau pemimpin rohani pun bisa membawa ajaran yang mengarahkan umat kepada ilah lain (ay. 1–5). Tuhan menegaskan bahwa kebenaran harus selalu diuji, dan kesetiaan kepada-Nya harus menjadi dasar setiap keputusan.
Tidak hanya dari pemimpin, pengaruh menyesatkan juga bisa muncul dari orang-orang yang begitu dekat—dari keluarga sendiri (ay. 6–11). Bahkan seluruh kota dapat dipengaruhi untuk menyimpang dari Tuhan (ay. 12–18). Karena itu, Tuhan mengajarkan bahwa kewaspadaan lahir dari kesetiaan penuh kepada-Nya. Ketika hati melekat kepada Tuhan, kita tidak mudah terbawa arus pengaruh jahat.
Demikian juga bagi kita hari ini. Pengaruh jahat dapat datang dari luar maupun dari dalam diri kita—dari keinginan, emosi, bahkan pola pikir yang salah. Kita membutuhkan pertolongan Tuhan agar mampu membedakan mana suara kebenaran dan mana bujuk rayu yang menyesatkan.
Kewaspadaan rohani bukan sikap takut, tetapi sikap tinggal dekat dengan Tuhan. Ketika kita membiarkan firman-Nya menerangi hidup, kita dimampukan untuk menguji, menilai, dan menentukan keputusan yang benar. Kita tidak asal percaya, tetapi meneliti apakah pengajaran, dorongan, atau ajakan yang kita dengar sungguh berasal dari Tuhan.
Hari ini, mari bertanya pada diri sendiri:
Apakah aku sungguh hidup dalam kewaspadaan? Ataukah aku mulai longgar dan mudah terpengaruh oleh suara-suara yang menjauhkan hatiku dari Tuhan?
Tuhan memanggil kita untuk tetap dekat, tetap setia, dan tetap waspada. Di dalam kesetiaan kepada-Nya, kita menemukan perlindungan dan hikmat yang kita butuhkan.
Doa Penutup
Tuhan, tolong aku untuk memiliki hati yang waspada. Jauhkan aku dari pengaruh jahat dan dari ajaran yang menyesatkan. Berikan aku kepekaan rohani agar aku dapat membedakan mana yang benar menurut firman-Mu. Teguhkan kesetiaanku kepada-Mu setiap hari, supaya hidupku tetap berada dalam terang-Mu. Amin.








Tidak ada komentar:
Posting Komentar