Dosa Membawa Kehancuran
Sering kali dosa terlihat “kecil” di awal.
Seolah tidak berbahaya…
seolah tidak akan berdampak besar.
Namun firman Tuhan hari ini menunjukkan hal yang berbeda.
Kisah Abimelekh adalah contoh nyata.
Ambisinya membuatnya melakukan kejahatan.
Dan dosa itu tidak berhenti di satu titik—
tetapi terus berkembang.
Hubungan rusak.
Kepercayaan hancur.
Kekerasan terjadi.
Bahkan orang-orang yang dulu mendukungnya
akhirnya berbalik melawan.
Mengapa?
Karena dosa tidak pernah membawa damai.
Ia mungkin memberi keuntungan sementara,
tetapi pada akhirnya… membawa kehancuran.
Kita juga bisa mengalaminya dalam hidup.
Saat kita menyimpan kepahitan…
saat kita mulai tidak jujur…
saat kita mengikuti keinginan yang salah…
Semua itu perlahan merusak hati kita.
Hari ini, Tuhan mengingatkan kita dengan kasih:
jangan bermain-main dengan dosa.
Karena dosa tidak hanya merusak hubungan dengan Tuhan,
tetapi juga dengan orang lain… bahkan diri kita sendiri.
Namun kabar baiknya:
Tuhan selalu membuka jalan untuk kembali.
Tidak peduli sejauh apa kita telah jatuh,
Tuhan tetap menunggu kita untuk bertobat.
Hari ini adalah kesempatan untuk kembali.
Kembali kepada jalan yang benar.
Kembali kepada hati yang bersih di hadapan Tuhan.
Doa
Tuhan,
aku menyadari bahwa dosa bisa merusak hidupku.
Ampuni aku jika aku pernah meremehkan dosa
dan membiarkannya tinggal dalam hidupku.
Tolong aku untuk berani meninggalkan yang salah
dan kembali kepada-Mu.
Pulihkan hatiku, Tuhan,
dan tuntun aku berjalan dalam kebenaran-Mu.
Amin.








Tidak ada komentar:
Posting Komentar